Marc Marquez akhirnya menguasai puncak klasemen MotoGP 2026 setelah menyelesaikan dominasi akhir pekan di Misano. Pembalap Ducati Lenovo itu meraih kemenangan ganda, dan kini resmi memimpin kejuaraan untuk pertama kalinya musim ini.
Perjalanan Marquez menuju puncak bukanlah sprint, melainkan maraton yang penuh liku. Di awal musim, ia tertinggal 102 poin dari pemimpin klasemen. Namun, konsistensi dan kecepatannya perlahan mengikis defisit tersebut. Kemenangan di Misano menjadi puncak dari kebangkitan luar biasa itu.
Meski kini memiliki poin yang sama dengan Jorge Martin (274 poin), Marquez berhak menempati posisi teratas karena telah mengoleksi lima kemenangan Grand Prix musim ini, jauh melampaui satu kemenangan milik Martin. Aturan tie-break berdasarkan jumlah kemenangan menjadi penentu.

Martin sendiri harus puas finis di posisi kelima di Misano. Pembalap Aprilia Racing itu sempat memimpin klasemen sejak Assen, namun kini harus rela turun ke peringkat kedua. Tekanan dari Marquez semakin terasa menjelang seri-seri Eropa berikutnya.
Di sisi lain, rekan setim Martin, Marco Bezzecchi, mengalami mimpi buruk. Start dari posisi terdepan, pembalap Italia itu terjatuh di lap pembuka dan harus mengubur harapan meraih poin besar. Kini ia tertinggal 33 poin dari Marquez di peringkat ketiga. Insiden itu menjadi pukulan telak bagi ambisinya mengejar gelar.
Persaingan di grup depan semakin memanas. Fabio di Giannantonio dari Pertamina VR46 Ducati berada di posisi keempat dengan 223 poin, hanya terpaut 18 poin dari Bezzecchi. Sementara Pedro Acosta dari Red Bull KTM naik ke peringkat lima dengan 209 poin, diikuti Ai Ogura dan Raul Fernandez dari Trackhouse Aprilia yang masing-masing mengoleksi 203 dan 199 poin.
Yang menarik, Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo justru terpuruk di peringkat kesembilan dengan 143 poin, tertinggal 131 poin dari Marquez. Juara dunia dua kali itu kesulitan menemukan performa terbaiknya musim ini. Sementara Alex Marquez dari BK8 Gresini Ducati berada di atasnya dengan 153 poin.
Dengan 11 seri tersisa, klasemen masih sangat dinamis. Marquez kini memiliki momentum, tetapi Martin dan Bezzecchi tidak akan menyerah begitu saja. Setiap balapan akan menjadi medan pertempuran sengit, dan Misano hanyalah babak baru dalam drama panjang perebutan gelar MotoGP 2026.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!