Loris Capirossi akhirnya mendapat tempat di Hall of Fame MotoGP. Pada Grand Prix San Marino di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Sabtu lalu, pria Italia berusia 53 tahun itu secara resmi dinobatkan sebagai MotoGP Legend. Medali kehormatan diserahkan langsung oleh CEO MotoGP Carmelo Ezpeleta, disaksikan keluarga, sahabat, dan para mantan rival di paddock.
Bagi Loris Capirossi, ini adalah pengakuan atas karier Grand Prix yang luar biasa selama 22 musim. Debutnya terjadi pada 1990, dan hingga pensiun pada 2011, ia mengoleksi 328 start, 29 kemenangan, 99 podium, 41 pole position, serta tiga gelar dunia. Angka-angka itu menempatkannya sebagai salah satu pembalap paling lengkap di era modern.
Juara Dunia Termuda dalam Sejarah
Nama Capirossi sudah melambung sejak usia belia. Pada 1990, di usia 17 tahun 165 hari, ia menjuarai kelas 125cc dan menjadi juara dunia Grand Prix termuda sepanjang masa. Rekor itu masih bertahan hingga kini. Pedro Acosta sempat mendekat pada 2021 ketika merebut gelar Moto3 di usia 17 tahun 166 hari—hanya terpaut satu hari lebih tua dari Capirossi.

Gelar 125cc ia pertahankan pada 1991, lalu pada 1998 ia menambah koleksi dengan menjuarai kelas 250cc bersama Aprilia. Tiga gelar di tiga kelas berbeda menunjukkan adaptasi dan ketajaman yang jarang dimiliki pembalap lain.
Kemenangan Bersejarah untuk Ducati
Momen paling ikonik dalam karier Capirossi terjadi di Grand Prix Catalunya 2003. Saat itu, ia membawa Ducati meraih kemenangan pertama di MotoGP, tepat pada musim debut pabrikan Italia tersebut di kelas utama. Kemenangan itu juga menjadi yang pertama bagi Ducati di semua kelas Grand Prix sejak Mike Hailwood menang di 125cc Ulster Grand Prix 1959.
Capirossi mampu menang bersama tiga pabrikan berbeda: Yamaha, Honda, dan Ducati. Ia bergabung dengan klub eksklusif lima pembalap yang pernah melakukannya, bersama Mike Hailwood, Randy Mamola, Eddie Lawson, dan Maverick Vinales. Bahkan dengan Suzuki, ia tetap bisa naik podium.
Rentang antara kemenangan pertamanya di GP Inggris 125cc 1990 dan kemenangan terakhirnya di MotoGP Jepang 2007 mencapai 17 tahun 49 hari. Hanya Valentino Rossi yang memiliki rentang lebih panjang, yakni 20 tahun 311 hari.
Pensiun dan Peran Baru
Capirossi mengakhiri karier balapnya pada akhir 2011 di Valencia. Dengan 328 start, ia sempat menjadi pemegang rekor jumlah balapan Grand Prix. Nomor ikoniknya, 65, secara resmi ditarik dari MotoGP pada 2016. Setelah pensiun, ia tetap dekat dengan dunia balap dan kini menjabat sebagai perwakilan penting di MotoGP Race Direction.
Keterlibatannya di Race Direction menunjukkan bahwa Capirossi tidak hanya menjadi legenda di lintasan, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan regulasi dan keselamatan balap. Pengalaman panjangnya sebagai pembalap menjadi modal berharga dalam mengambil keputusan sulit.
Dalam momen penobatan itu, Capirossi tampak sangat emosional. Ia mengucapkan terima kasih kepada keluarga, tim, dan para penggemar yang telah mendukungnya sepanjang karier. Penghargaan ini melengkapi warisannya sebagai salah satu pembalap paling dihormati di paddock MotoGP.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!