Liam Lawson menggambarkan pengalaman mengendarai Ford SuperVan 4 di Goodwood Festival of Speed sebagai sesuatu yang sulit diterima secara logika karena performanya jauh melampaui bentuk kendaraan van konvensional.
Pembalap Racing Bulls tersebut mencoba sejumlah kendaraan berbeda sepanjang akhir pekan di Goodwood, tetapi SuperVan 4 menjadi salah satu yang paling ekstrem. Kendaraan listrik berperforma tinggi itu dikembangkan Ford bersama spesialis motorsport Austria, STARD.
SuperVan 4 menghasilkan tenaga sekitar 2.000 tenaga kuda dan mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu kurang dari dua detik. Lawson menilai kombinasi tenaga besar dan ban berkompon lunak memberikan tingkat grip yang sangat tinggi.

“Tenaganya 2.000 tenaga kuda, jadi jelas sangat mengesankan. Mobil ini menggunakan ban yang sangat lunak sehingga memiliki banyak grip, tetapi mengendarai sebuah van dengan kecepatan seperti itu benar-benar tidak masuk akal,” kata Lawson.
Lawson sebelumnya telah mengendarai versi berbeda dari SuperVan di lintasan. Ia juga pernah beradu dalam perlombaan akselerasi melawan kendaraan tersebut ketika berada di balik kemudi mobil Formula 1.
Menurut Lawson, bentuk dan ukuran tetap menjadi satu-satunya karakter yang mengingatkan bahwa kendaraan itu berbasis van. Kemampuannya melaju mendekati 200 mil per jam membuat pengalaman tersebut terlihat bertentangan dengan dimensi serta profil aerodinamisnya.
“Saya pernah mengikuti perlombaan akselerasi dengan salah satu kendaraan ini ketika mengendarai mobil Formula 1. Melihat sebuah van menembus udara dengan kecepatan hampir 200 mil per jam benar-benar luar biasa,” ujarnya.
Penampilan Lawson bersama SuperVan 4 menambah rangkaian aktivitasnya di Goodwood Festival of Speed, sekaligus memperlihatkan perbedaan karakter antara mobil Formula 1 dan kendaraan listrik eksperimental dengan tenaga sangat besar.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!