Advertisement Sportrik
15s

Liam Lawson Akui Racing Bulls Kesulitan di F1 China 2026

Liam Lawson Akui Racing Bulls Kesulitan di F1 China 2026
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Liam Lawson mengakui Racing Bulls mengalami kesulitan pada Sprint Qualifying F1 China 2026 di Shanghai, setelah performa tim tidak sekuat saat seri pembuka di Melbourne. Pebalap Selandia Baru itu hanya mampu menempati posisi ke-13 untuk sprint race yang berlangsung di Sirkuit Internasional Shanghai.

Lawson gagal melaju dari sesi SQ2 dan akan memulai sprint race dari barisan tengah grid. Rekan setimnya, Arvid Lindblad, juga tersingkir pada fase yang sama. Hasil tersebut kontras dengan performa tim pada Grand Prix Australia sebelumnya ketika kedua mobil Racing Bulls mampu menembus posisi 10 besar pada kualifikasi.

Meskipun demikian, Lawson menilai tim sebenarnya telah membuat kemajuan dari sesi latihan bebas menuju kualifikasi sprint. Penyesuaian set-up mobil dinilai memberikan peningkatan performa, meski karakteristik Sirkuit Shanghai tidak sepenuhnya sesuai dengan paket mobil Racing Bulls.

Lewis Hamilton Admits Ferrari Lacks Power Against Mercedes
Read AlsoLewis Hamilton Admits Ferrari Lacks Power Against Mercedes

“Saya sebenarnya cukup senang. Kami membuat langkah yang baik dari latihan ke kualifikasi dengan set-up mobil dan putarannya tidak buruk,” kata Lawson.

ADVERTISEMENT

“Kami hanya sedikit lebih kesulitan di sini dibandingkan minggu lalu. Melbourne cocok dengan mobil kami, sementara di sini tidak sebaik itu untuk kami.”

Sepanjang hari pertama aktivitas di Shanghai, sejumlah pebalap juga melaporkan masalah graining pada ban akibat suhu lintasan yang lebih dingin. Kondisi tersebut diperkirakan akan menjadi faktor penting selama sprint race yang berlangsung sepanjang sepertiga jarak balapan utama.

Lawson memperkirakan masalah tersebut masih akan mempengaruhi performa mobil sepanjang akhir pekan. Namun ia menilai kondisi dapat berubah seiring peningkatan temperatur lintasan dan perkembangan set-up mobil dari sesi ke sesi.

ADVERTISEMENT

“Kondisinya tidak bagus, mirip dengan semua orang, kami mengalami banyak graining pada ban,” jelas Lawson.

“Ini akan menjadi balapan yang sulit, tetapi tahun lalu kami melihat graining lebih besar di sprint dan berkurang saat balapan utama. Suhunya sangat dingin, jadi ini pasti akan menjadi tantangan.”

Sprint race di Shanghai akan menjadi kesempatan penting bagi Liam Lawson dan Racing Bulls untuk memaksimalkan strategi dan pengelolaan ban. Hasil dari balapan singkat tersebut juga akan menjadi indikator penting bagi tim dalam menyesuaikan set-up sebelum sesi kualifikasi dan Grand Prix utama Formula 1 China 2026.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU