
Lando Norris secara terbuka mengakui bahwa dirinya telah mengecewakan tim setelah terlibat insiden tabrakan dengan rekan setimnya di McLaren, Oscar Piastri, pada balapan sprint Grand Prix Singapura 2026. Insiden tersebut terjadi pada putaran terakhir dari total 20 putaran yang dijadwalkan di lintasan jalan raya tersebut.
Kedua mobil berwana papaya tersebut saling bersenggolan di Tikungan 5 ketika pembalap asal Inggris itu mencoba melakukan manuver dari sisi dalam. Benturan terjadi pada ban belakang sebelah kanan mobil rekan setimnya, yang seketika membuat kedua pembalap berputar arah dan merusak peluang mendulang poin maksimal bagi skuad Woking.
Prinsip tim Andrea Stella, dengan tegas melabeli insiden antarkedua pembalapnya sebagai tindakan yang sama sekali tidak dapat diterima. Pihak manajemen langsung menggelar evaluasi internal mendalam agar insiden serupa tidak terulang kembali di sisa kalender balap musim ini.

Selepas balapan utama hari Minggu, pembalap andalan skuad kepunyaan Zak Brown ini berhasil bangkit dari kekecewaan hari Sabtu dan sukses mengamankan posisi finis keempat. Meskipun sempat mendekati barisan depan, ia mengakui bahwa hasil tersebut sudah menjadi batas maksimal yang bisa diraih oleh kendaraannya.
Dilansir dari Motorsport.com, pembalap berusia 26 tahun tersebut menegaskan bahwa dirinya berhutang permintaan maaf kepada seluruh kru di garasi dan berjanji untuk tampil lebih bijaksana pada seri-seri selanjutnya demi kepentingan bersama.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!