Advertisement Sportrik
15s

Lando Norris di Ambang Juara Dunia F1: Selisih 24 Poin, Gelar di Tangan Sendiri!

Notifikasi
Lando Norris di Ambang Juara Dunia F1: Selisih 24 Poin, Gelar di Tangan Sendiri!
© XPBimages

Formula 1, Sportrik MediaLando Norris dari McLaren kini unggul 24 poin atas rekan setim Oscar Piastri setelah kemenangan telak di Grand Prix Brasil 2025, ciptakan "bantalan aman" yang taruh nasib gelar di tangannya sendiri. Dengan 83 poin tersisa dari tiga balapan akhir, skenario matematis beri Norris ruang napas untuk rebut gelar perdana.

 

Norris capai 390 poin. Piastri 366 poin. Selisih 24 poin ini lahir dari performa menghancurkan di Interlagos. Ia start pitlane, tapi finis pertama. Ini pertama kali nasibnya bergantung diri sendiri. Tiga GP tersisa: Las Vegas, Qatar, Abu Dhabi. Qatar tambah Sprint keenam musim ini. Total poin maksimal 83. Artinya, Norris bisa finis kedua di semua, dan tetap juara.

Reduced Rain Threat Eases F1 Japanese GP Challenge
Read AlsoReduced Rain Threat Eases F1 Japanese GP Challenge

 

ADVERTISEMENT

Jika Piastri sapu semua poin, ia capai 449 poin. Norris finis P2 di Las Vegas (18 poin), Sprint Qatar (8 poin), Qatar (18 poin), Abu Dhabi (18 poin): total 62 poin tambahan. Ia jadi 452 poin, unggul dua poin. Skenario ini soroti insiden Monza. Saat itu, McLaren tukar posisi pasca-pit lambat Piastri. Tim perintah Piastri biarkan Norris lewat. Ini swing enam poin: Norris untung tiga, Piastri rugi tiga.

 

Analisis lebih dalam ungkap bantalan ini krusial di fase akhir. McLaren kuasai konstruktur, tapi rival Red Bull dengan Max Verstappen (341 poin) masih ancam. Verstappen butuh menang semua untuk kejar, tapi McLaren unggul pace. Di Brasil, Norris tunjukkan ketangguhan: overtake 15 mobil dari pitlane. Dampaknya, selisih Piastri susah tutup tanpa bantu tim. Bandingkan 2021: Verstappen rebut gelar dramatis di Abu Dhabi. Norris hindari skenario itu dengan bantalan.

ADVERTISEMENT

 

Prospeknya, Las Vegas jadi kunci. Sirkuit jalanan beri peluang chaos, tapi McLaren kuat. Qatar Sprint tambah variabel. Abu Dhabi finis musim. Jika Norris P2 konsisten, gelar aman. Tapi, perintah tim seperti Monza bisa ulang, tekan harmoni internal. Bos Andrea Stella puji dinamika duo, tapi Piastri haus poin.

Bantalan Norris ringkas akhir musim F1 2025: matematika vs mental. Gelar perdana dekat, tapi Piastri ancam. Pantau klimaks di Sportrik.com.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU