SPONSORED

Krisis Hadjar Usai ICA: Podium Monaco Kembali, Red Bull Menang

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Krisis Hadjar Usai ICA: Podium Monaco Kembali, Red Bull Menang
TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Isack Hadjar akhirnya bisa bernapas lega. Podium ketiga Grand Prix Monaco yang sempat direbut kembali oleh Alpine melalui banding, kini resmi kembali ke pelukan pembalap Red Bull tersebut setelah Mahkamah Internasional FIA memutuskan untuk mengembalikan penalti Pierre Gasly.

Keputusan yang diumumkan pada Jumat ini menjadi kemenangan telak bagi Red Bull Racing dan Hadjar, yang perjuangannya di luar trek tidak sia-sia. Ia sempat merasakan pengalaman berdiri di podium bersama pemenang lomba, Kimi Antonelli, dan Lewis Hamilton, namun kini catatan itu resmi tercatat dalam buku sejarah.

Dilema Hukum yang Mengguncang Paddock

Kronologi sengketa ini berawal dari dua penalti lima detik yang dijatuhkan kepada Gasly karena melaju kencang di pit lane, yang membuatnya turun ke posisi ketujuh. Alpine kemudian mengajukan hak peninjauan dan berhasil mengembalikan posisi ketiga tersebut.

Antonelli Gets Special Support: Bezzecchi and Aprilia Arrive at Monza
Read AlsoAntonelli Gets Special Support: Bezzecchi and Aprilia Arrive at Monza

Namun Red Bull dan McLaren tidak tinggal diam. Mereka membawa kasus ini ke pengadilan tertinggi dalam olahraga motor yang didukung FIA, yaitu International Court of Appeal (ICA). Sidang digelar pada Agustus, dan keputusan akhirnya jatuh pada hari Jumat: penalti Gasly dianggap sah, sehingga Hadjar naik kembali ke posisi ketiga.

ADVERTISEMENT

Ucapan Terima Kasih di Tengah Pertaruhan Finansial

Hadjar pun meluapkan rasa syukurnya. "Senang sekali bisa mendapatkan kembali podium ini," ujarnya. "Saya selalu bilang, perasaan berdiri di podium Monako tidak akan pernah bisa diambil, apa pun hasilnya. Tetapi memiliki catatan resmi di buku sejarah terasa lebih manis."

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Laurent (Mekies) dan tim yang berjuang keras di luar trek untuk merebut ini kembali, podium pertamaku dengan warna-warna ini," tambah pembalap asal Prancis itu. Ini adalah podium pertamanya bersama Red Bull dan yang kedua sepanjang kariernya, sebuah pencapaian yang kini terukir permanen.

Keputusan ICA ini tidak hanya mengubah catatan historis, tetapi juga menegaskan bahwa di balik gemerlap balapan, ada medan pertempuran hukum yang tidak kalah sengit. Bagi Red Bull, ini adalah kemenangan ganda: di lintasan dan di meja hijau.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU