Kimi Antonelli mengukir kisah epik di kandang sendiri. Start dari posisi ke-19, ia melesat dan akhirnya merebut kemenangan di Grand Prix Italia yang harus dihentikan sementara akibat kecelakaan hebat Charles Leclerc. Balapan di Monza ini berubah menjadi panggung luar biasa bagi pembalap Mercedes tersebut.
Red flag dikibarkan pada lap ketiga setelah Leclerc menghantam tembok di Parabolica. Insiden itu memaksa petugas memperbaiki pembatas lintasan, dan balapan terhenti selama sekitar 30 menit. Momen tersebut menjadi titik balik strategi, karena semua pembalap bebas mengganti ban tanpa penalti.
Setelah restart, George Russell sempat memimpin dan tampak akan mengamankan kemenangan. Namun ban mobilnya mulai aus di akhir balapan, membuka celah bagi Antonelli yang memakai ban lebih segar. Pertarungan sengit terjadi, dan pada lap ke-50 Antonelli berhasil melewati rekan setimnya dengan manuver berani.

"Saya tidak percaya. Merinding rasanya menang di depan para tifosi. Tim melakukan pekerjaan luar biasa," ujar Antonelli usai balapan. Kemenangan ini menegaskan statusnya sebagai pemuncak klasemen sekaligus jawara di sirkuit yang penuh sejarah.
Max Verstappen finis ketiga, diikuti dua pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri. Lewis Hamilton harus puas di posisi keenam setelah start yang buruk, sementara pole-sitter Pierre Gasly hanya mampu finis ketujuh. Balapan juga menyajikan duel sengit antar tim, dengan banyak pertukaran posisi di paruh awal.
Dengan hasil ini, Antonelli makin kokoh di puncak klasemen. Performa comeback-nya mengingatkan pada aksi para legenda, dan kini semua mata tertuju padanya untuk terus mempertahankan konsistensi. Monza jelas menjadi saksi lahirnya kemenangan yang tak terlupakan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!