SPONSORED

Kimi Antonelli Disamakan dengan 'AI Agent' Usai Menangi Monza

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Kimi Antonelli Disamakan dengan 'AI Agent' Usai Menangi Monza
TO NEWS OVERVIEW
Kimi Antonelli scored a mesmeric home win at Monza

Kimi Antonelli sukses merebut kemenangan kandang yang spektakuler di Grand Prix Italia, dan bos Mercedes, Toto Wolff, sampai membandingkan perkembangannya di Formula 1 dengan 'AI agent' yang terus belajar dan memperbaiki diri.

Wolff mengaku 'takjub' melihat kecepatan Antonelli berkembang di musim 2026, di mana pembalap berusia 20 tahun itu kini memimpin klasemen. Padahal, ini baru tahun kedua Antonelli di F1 setelah dipercaya menggantikan Lewis Hamilton yang pindah ke Ferrari.

Musim rookie Antonelli memang naik-turun. Ada performa gemilang, tapi juga kesalahan-kesalahan yang merugikan. Namun Wolff tak pernah goyah dengan keputusannya merekrut pembalap asal Italia itu saat usianya baru 18 tahun.

Alonso Denies Retirement in Spain, Eyes 2027 Progress
Read AlsoAlonso Denies Retirement in Spain, Eyes 2027 Progress

"Tahun lalu semuanya sesuai rencana," ujar Wolff. "Dia memulai musim seperti rusa yang silau oleh lampu mobil. Di dalam mobil, performanya luar biasa, tapi belum konsisten. Lalu ada periode negatif di mana dia sembilan balapan tanpa poin. Saya ingat Spa sangat buruk dan dia merasa down. Monza tahun lalu menjadi titik di mana saya pertama kali bilang, 'dengar, kamu harus bangun'. Tapi saya tidak pernah ragu."

ADVERTISEMENT

Memasuki era teknis baru 2026, Mercedes langsung tampil sebagai kandidat kuat, dan Antonelli menjawab tantangan itu dengan impresif. Setelah kemenangan perdananya di balapan kedua, dia langsung menang empat kali beruntun. Wolff menambahkan, "Dia keluar setelah musim dingin dengan cara yang tidak terduga. Kemampuannya memproses pengalaman tahun lalu, tekanan media, perhatian yang dia terima, semuanya seperti tersimpan rapi. Itu seperti AI agent yang terus meng-upgrade diri sendiri. Usianya juga menguntungkan secara kognitif."

Meski sudah unggul 66 poin atas rekan setimnya, Antonelli tetap rendah hati. "Saya menjalani balapan demi balapan karena kita tidak pernah tahu," kata Antonelli usai balapan di Monza. "Minggu depan ada Madrid, trek baru bagi semua orang. Kami harus tampil maksimal."

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU