George Russell harus mengakui keunggulan Pierre Gasly dua kali dalam satu hari. Sekitar 15 menit sebelum kualifikasi GP Italia dimulai, Russell kalah dalam permainan catur persahabatan melawan pembalap Alpine itu. Ia sempat berpikir bisa membalas di lintasan, tetapi kenyataannya Gasly kembali unggul.
Gasly merebut pole position pertamanya di Sirkuit Monza, mengalahkan Russell dengan selisih tipis. Ini menjadi momen bersejarah bagi Gasly dan Alpine, yang sebelumnya bernama Renault.
Prediksi Catur yang Menjadi Kenyataan
Russell mengaku sempat meremehkan Gasly setelah kalah catur. Ia berkata dalam hati, "Saya pikir saya akan mengalahkanmu di kualifikasi." Namun, hasil akhir justru berkata lain. Gasly tampil konsisten cepat sejak Q1 dan layak mendapatkan hasil manis ini.

Bagi Gasly, ini adalah pole position pertamanya di ajang Formula 1. Terakhir kali pembalap Prancis meraih pole di sirkuit yang sama adalah 29 tahun lalu, saat Jean Alesi membela Benetton. Monza juga menjadi saksi kemenangan perdana Gasly pada 2020.
Russell Akui Performa Gasly dan Alpine
Meski kecewa gagal merebut pole, Russell memberikan pujian tulus untuk Gasly dan tim Alpine. Ia juga menyebut momen kualifikasinya sedikit terganggu oleh Max Verstappen yang membuka lap lebih dulu, membuatnya harus menjalani lap dengan jarak sangat rapat.
"Pierre dan Alpine tampil super cepat bahkan sejak Q1. Senang melihat mereka mendapatkan hasil bagus," ujar Russell. Kini, semua mata tertuju pada balapan Minggu, di mana Russell dan Gasly akan kembali bertarung untuk kemenangan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!