WorldSBK, Sportrik Media - Jonathan Rea menyatakan dirinya kini berada dalam kondisi lebih nyaman bersama Honda menjelang putaran WorldSBK Belanda 2026 di Assen, setelah sebelumnya menjalani akhir pekan sulit pada debutnya musim ini di Portimao.
Pembalap enam kali juara dunia tersebut kembali dipercaya untuk menggantikan Jake Dixon, yang masih dalam masa pemulihan cedera akibat kecelakaan saat tes di Phillip Island sebelum putaran pembuka. Ini menjadi penampilan kedua Rea sebagai pengganti di musim 2026 setelah sebelumnya hanya meraih empat poin dari finis posisi ke-12 pada Race 2 di Portimao.
Saat tampil di Portugal, Jonathan Rea mengakui belum berada dalam kondisi fisik optimal, menyusul serangkaian operasi yang dijalani pada jeda musim untuk mengatasi cedera selama dua musim sebelumnya bersama Yamaha. Kondisi tersebut memengaruhi adaptasinya dengan motor dan paket teknis Honda dalam kondisi balap penuh.

Namun, persiapan menuju Assen dinilai lebih solid setelah sesi pengujian yang dijalani pekan lalu. Data tambahan dari Portimao dan hasil evaluasi teknis menjadi dasar penting bagi tim untuk menemukan arah pengembangan setup yang lebih sesuai dengan karakter berkendara Rea.
“Assen membawa banyak kenangan bagus dan ini menjadi kesempatan untuk menambah kilometer dengan motor,” ujar Rea kepada WorldSBK.com.
“Saya sudah menjalani tes minggu lalu. Saya merasa lebih nyaman dan lebih siap menuju Assen dibandingkan saat di Portimao.”
Ia menjelaskan bahwa akhir pekan di Portimao dimanfaatkan untuk mencoba berbagai pendekatan setup secara agresif guna memahami batas performa motor. Pendekatan tersebut kini memberikan referensi teknis yang lebih jelas untuk dikembangkan di Assen.
“Kami mencoba menemukan motor yang sesuai dengan gaya saya. Portimao menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai arah setup dan pendekatan yang lebih agresif.”
“Akhir pekan ini, kami bisa memanfaatkan data tersebut dengan lebih baik setelah memiliki referensi tambahan dari tes pekan lalu.”
Selain faktor teknis, Assen juga menjadi sirkuit yang memiliki nilai historis bagi Jonathan Rea, dengan total 17 kemenangan sepanjang kariernya di WorldSBK. Pengalaman panjang tersebut menjadi aset penting dalam upaya memaksimalkan performa meski masih dalam fase adaptasi dengan motor Honda.
“17 kemenangan itu luar biasa, terutama di satu sirkuit,” tambahnya.
“Saat saya berusia 20 tahun, saya bergabung dengan tim Ten Kate Honda dan banyak melakukan tes di sini, jadi saya cukup mengenal karakter Assen.”
Rea juga menyoroti karakter unik Assen yang menuntut presisi teknis dan pemahaman mendalam terhadap racing line, terutama di sektor akhir dan chicane terakhir yang kerap menjadi titik krusial dalam balapan.
“Ini adalah trek yang selalu menghadirkan balapan menarik, dan ada banyak detail teknis yang harus dipahami. Dalam 18 tahun terakhir, semua pembalap mengetahui karakter tersebut.”
“Saya sangat menyukai trek ini dan atmosfernya. Tidak ada yang lebih baik bagi seorang pembalap selain memasuki chicane terakhir dan melihat tribun penuh penonton.”
Dengan kondisi fisik yang lebih baik dan pemahaman teknis yang semakin meningkat, akhir pekan di Assen menjadi peluang penting bagi Jonathan Rea untuk menunjukkan progres bersama Honda. Hasil di putaran ketiga ini akan menjadi indikator penting sebelum memasuki fase tengah musim, sekaligus menentukan arah pengembangan performa dalam beberapa seri berikutnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!