MotoGP, Sportrik Media - Johann Zarco melontarkan kritik terhadap kemenangan Marc Marquez di Sprint MotoGP Jerez 2026, dengan menilai bahwa pembalap Ducati Lenovo Team tersebut seharusnya tidak diperbolehkan menang setelah insiden masuk pit yang kontroversial.
Insiden terjadi ketika Marquez terjatuh di tikungan terakhir dengan lima lap tersisa dalam balapan flag-to-flag. Setelah kembali ke motor, ia memotong jalur melalui area luar lintasan di Tikungan 13 untuk masuk pitlane dan mengganti motor ke spesifikasi basah, sebelum akhirnya melanjutkan balapan dan menang dengan selisih lebih dari tiga detik.
Manuver tersebut memicu perdebatan, meskipun FIM MotoGP Stewards telah melakukan investigasi dan menyatakan bahwa Marquez tidak melanggar regulasi, sehingga tidak ada penalti yang diberikan.


Namun, Zarco memiliki pandangan berbeda. Pembalap LCR Honda itu menilai bahwa tindakan Marquez tidak sesuai dengan prinsip dasar balapan.
“Dia seharusnya tidak memenangkan balapan, karena ketika dia jatuh di tikungan terakhir, itu berarti dia sudah memutuskan untuk tidak masuk pit. Jadi jika dia kembali ke pit dari posisi itu, artinya dia bergerak mundur, dan Anda tidak boleh bergerak mundur di lintasan,” ujar Zarco, dikutip dari Crash.net.
Zarco juga mempertanyakan keputusan steward yang tidak memberikan penalti, meskipun mengakui bahwa interpretasi aturan dapat berbeda.
“Jika tidak ada penalti, itu sangat aneh. Orang mungkin akan mengatakan dia memahami aturan lebih baik dari siapa pun, tetapi menurut saya itu hanya keberuntungan,” tambahnya.
Pembalap Prancis tersebut menilai bahwa keputusan masuk pit seharusnya diambil lebih awal dalam kondisi lintasan yang berubah cepat. Dalam pandangannya, keberhasilan Marquez tidak sepenuhnya mencerminkan strategi yang ideal.
“Untuk bisa menang atau bahkan naik podium, Anda seharusnya masuk pit satu lap lebih awal. Dia mengambil risiko, dan tanpa itu mungkin dia tetap cepat, tetapi tidak akan menang,” jelas Zarco.
Meski demikian, secara faktual Marquez tidak melanggar aturan teknis, karena tidak bergerak melawan arah balapan saat kembali ke lintasan dan masuk pitlane. Hal ini menjadi dasar utama keputusan steward untuk tidak memberikan sanksi.
Marquez sendiri mengakui bahwa ia melakukan kesalahan dengan bertahan terlalu lama menggunakan ban slick. Namun, ia juga menegaskan bahwa kerusakan pada motor, terutama pada bagian handlebar, membuatnya tidak mungkin melanjutkan balapan tanpa masuk pit.
Kontroversi ini menyoroti kompleksitas regulasi dalam situasi flag-to-flag, di mana interpretasi aturan dan keputusan instan pembalap dapat menghasilkan hasil yang berbeda secara signifikan.
Sumber: Crash.net



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!