MotoGP, Sportrik Media - Jack Miller resmi memperpanjang kontrak dengan Pramac Racing untuk musim MotoGP 2026. Ia mengalahkan Miguel Oliveira dalam perebutan kursi tim satelit Yamaha. Menurut laporan resmi MotoGP, keputusan ini diambil setelah tekanan Miller menjelang Grand Prix Hungaria pada 24 Agustus 2025. Artikel ini mengulas proses keputusan, strategi tim, dan dampaknya pada pasar pembalap.
Tekanan Miller Membuahkan Hasil
Miller mendesak Yamaha untuk segera memutuskan masa depannya. “Jika tidak ada jawaban cepat, saya akan pilih tawaran lain,” ujarnya, merujuk minat BMW di WorldSBK. Akibatnya, eksekutif Yamaha, termasuk Paolo Pavesio, bertemu Miller di Balaton Park. Bersama manajer tim Pramac Racing, Gino Borsoi, mereka menawarkan kontrak hingga 2026. Miller menerimanya. Pengalamannya dengan motor V4 dari Ducati (2018–2022) dan KTM (2023–2024) menjadi faktor kunci. Oleh karena itu, Yamaha memandang Miller sebagai aset penting. Dengan demikian, keputusan ini mendukung proyek motor V4 baru untuk 2026.
Dampak pada Oliveira dan Pasar Pembalap
Keputusan ini mengaktifkan klausul performa dalam kontrak Oliveira. Yamaha memutus kontraknya karena hasil balapan tidak memenuhi syarat. Selain itu, cedera menghambat performa Oliveira. Sementara itu, pembalap Moto2 Manu Gonzalez sempat dipertimbangkan untuk kursi Pramac. Namun, ia memilih tetap di Moto2 bersama Dynavolt Intact GP pada 2026. Dengan demikian, bursa transfer MotoGP 2026 hampir selesai. Tim-tim papan atas kini fokus mempertahankan komposisi pembalap mereka.

Tantangan Performa Miller
Saat ini, Miller berada di peringkat 17 dengan 52 poin. Ia tertinggal jauh dari pemuncak klasemen, Marc Marquez. Hasil terbaiknya adalah posisi kelima di Americas GP. Namun, ia finis ke-18 di Austria. Ini menunjukkan tantangan motor inline-four Yamaha. Meskipun begitu, kru pit Pramac bekerja keras. Mereka mendukung Miller untuk meningkatkan performa. Selain itu, proyek V4 Yamaha menjanjikan potensi besar. Dengan kerja sama tim yang solid, Miller berpeluang bersaing lebih baik.
Miller akan berduet dengan rookie Toprak Razgatlioglu di Pramac Racing pada 2026. Kombinasi ini menggabungkan pengalaman dan talenta baru. Oleh karena itu, Yamaha memiliki peluang besar untuk bersaing di papan atas. Dengan motor V4 baru, tim ini siap menghadapi persaingan ketat. Untuk pembaruan MotoGP dan analisis mendalam, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
56 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
45 |
|
3
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
42 |
|
4
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
37 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
34 |
|
6
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
33 |
|
7
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
29 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
13 |
|
9
|
|
Brad Binder
Red Bull KTM Factory Racing
|
13 |
|
10
|
|
Franco Morbidelli
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
12 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
64 |
|
2
|
|
Ducati
|
47 |
|
3
|
|
KTM
|
42 |
|
4
|
|
Honda
|
16 |
|
5
|
|
Yamaha
|
8 |
Read Also
Francesco Bagnaia nearly misses Q2 at MotoGP COTA 2026 due to technical issues but remains confident for the race weekend.
Starting grid for MotoGP Sprint COTA 2026 led by Fabio Di Giannantonio, with Bezzecchi and Acosta on the front row.
Full schedule of MotoGP United States 2026 at COTA in US local time, plus official viewing options and key championship context.
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!