SPONSORED

Gino Borsoi Sebut Defisit Yamaha 1,2 Detik di MotoGP 2026 Tetap Luar Biasa

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Gino Borsoi Sebut Defisit Yamaha 1,2 Detik di MotoGP 2026 Tetap Luar Biasa TO NEWS OVERVIEW
© Gold & Goose

Gino Borsoi menilai jarak Yamaha yang masih sekitar 1,2 detik dari motor terdepan di MotoGP 2026 sebagai hasil yang tetap luar biasa dalam konteks proyek baru V4 M1.

Yamaha menjalani musim 2026 sebagai fase pembangunan ulang besar setelah meninggalkan filosofi mesin inline-four yang telah lama digunakan dan beralih ke konfigurasi V4. Perubahan tersebut membuat pabrikan Jepang itu belum meraih podium dalam 10 putaran pembuka dan kini tertinggal 42 poin dari Honda di posisi kelima klasemen konstruktor.

Di Dutch Grand Prix, Fabio Quartararo hanya terpaut 0,504 detik dari pole position, tetapi performa kualifikasi pembalap Prancis itu kembali menunjukkan bahwa ia masih mampu memaksimalkan M1 lebih jauh dari gambaran umum paket Yamaha. Dalam balapan, Yamaha berada 0,7 detik dari lap tercepat race.

Claudio Domenicali Says Ducati MotoGP Project Is Safe
Read AlsoClaudio Domenicali Says Ducati MotoGP Project Is Safe

Borsoi menilai angka tersebut harus dibaca melalui konteks teknis yang lebih luas. Menurut bos Pramac itu, Yamaha sedang memasuki era baru sehingga ukuran performanya tidak bisa hanya dilihat dari jarak absolut terhadap rival, melainkan juga dari seberapa cepat basis motor baru mulai menunjukkan fondasi yang dapat dikembangkan.

ADVERTISEMENT

“Defisit satu detik atau 1,2 detik sudah merupakan hasil yang luar biasa untuk Yamaha,” kata Borsoi kepada Motorsport-Total.

“Kami harus sepenuhnya membangun ulang cara berpikir kami; ini adalah era yang sepenuhnya baru bagi kami. Menurut saya, kami lebih baik dari yang saya perkirakan setelah tahun lalu,” ujarnya.

Masalah utama Yamaha tetap berada pada kekurangan tenaga mesin. Borsoi menilai fakta bahwa Yamaha masih berada sekitar 1,2 detik dari posisi terdepan justru menunjukkan bahwa area lain, termasuk aerodinamika, elektronik, dan sasis, bekerja cukup baik pada tahap ini.

ADVERTISEMENT

Di Assen, Jack Miller juga menilai bagian depan motor baru masih kuat, tetapi para pembalap harus menekan terlalu keras untuk menutupi kekurangan tenaga. Alex Rins mengungkap pembaruan untuk mesin 1000cc Yamaha sedang disiapkan untuk fase berikutnya, sementara Borsoi menyebut M1 masih berpotensi menerima satu atau dua upgrade mesin sebelum akhir musim meski fokus pengembangan mulai bergeser ke regulasi 850cc.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU