Advertisement Sportrik
15s

George Russell Sebut Mercedes Masih Kurang di F1 Australia 2026

George Russell Sebut Mercedes Masih Kurang di F1 Australia 2026
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - George Russell menilai Mercedes masih belum tampil maksimal pada Grand Prix Australia 2026 meskipun berhasil meraih finis satu-dua di Albert Park. Pembalap Inggris tersebut mengamankan kemenangan sekaligus memimpin klasemen kejuaraan setelah seri pembuka musim.

Russell memimpin rekan setimnya Kimi Antonelli di garis finis, memberikan awal musim yang kuat bagi Mercedes di tengah era regulasi baru Formula 1. Kemenangan tersebut juga menjadi yang keenam dalam karier Russell di Formula 1 dan menandai pertama kalinya ia memimpin klasemen pembalap.

Sebelum musim dimulai, Mercedes sudah diperkirakan memiliki keunggulan performa setelah pengenalan regulasi baru. Hal tersebut terlihat jelas pada sesi kualifikasi di Melbourne ketika mobil Mercedes mencatat keunggulan sekitar delapan persepuluh detik dibandingkan rival terdekatnya.

Full Schedule F1 Chinese Grand Prix 2026 Sprint Weekend
Read AlsoFull Schedule F1 Chinese Grand Prix 2026 Sprint Weekend

Namun demikian, Russell menilai timnya masih memiliki beberapa area yang perlu diperbaiki meskipun hasil akhir balapan terlihat dominan.

ADVERTISEMENT

“Rasanya seperti kemenangan balapan lainnya. Ini baru balapan pertama dari musim yang sangat panjang,” kata Russell kepada sejumlah media termasuk RacingNews365.

“Tentu saja saya ingin memperebutkan kemenangan setiap akhir pekan, tetapi tujuan kami adalah kejuaraan dunia dan itulah yang sedang kami kejar.”

Menurut Russell, Mercedes masih perlu meningkatkan beberapa aspek performa jika ingin mempertahankan posisi sebagai penantang utama gelar musim ini. Salah satu area yang ia soroti adalah fase start balapan dan manajemen energi dari sistem baterai mobil.

ADVERTISEMENT

“Jika kami ingin meraih gelar, kami masih harus meningkatkan performa karena ada beberapa area yang kurang maksimal, terutama pada start balapan dan pengaturan energi baterai. Kami juga cukup beruntung tidak mengalami hasil yang lebih buruk,” jelasnya.

Pada awal balapan, Russell sempat kehilangan posisi terdepan dari pembalap Ferrari, Charles Leclerc, yang melesat dari posisi keempat ke posisi pertama menuju tikungan pertama.

Setelah itu, kedua pembalap terlibat duel perebutan posisi terdepan dengan beberapa kali saling menyalip. Pertarungan tersebut dipengaruhi oleh strategi penggunaan energi dari sistem power unit generasi baru yang diperkenalkan pada musim ini.

ADVERTISEMENT

Russell menjelaskan bahwa pembalap kini harus jauh lebih strategis dalam mengatur distribusi energi baterai sepanjang lap.

“Ada lebih banyak peluang dan Anda harus jauh lebih strategis,” kata Russell.

“Misalnya di sirkuit seperti ini dengan empat lintasan lurus, jika Anda memiliki 100 persen energi baterai, Anda harus membaginya di antara empat bagian tersebut. Tidak ada tim yang membaginya secara merata.”

ADVERTISEMENT

Menurutnya, beberapa tim memilih menggunakan lebih banyak energi pada satu lintasan lurus dibandingkan yang lain, sehingga duel saling menyalip bisa terjadi berulang kali dalam satu lap.

“Jika Anda menggunakan mode overtake atau boost, Anda bisa menyalip di satu lintasan lurus, tetapi kemudian lawan bisa menyalip kembali di lintasan berikutnya,” tambahnya.

Dinamika tersebut terlihat jelas dalam duel Russell dan Leclerc pada lap-lap awal di Albert Park. Meski situasi itu cukup menegangkan bagi kedua pembalap, Russell menilai pertarungan tersebut justru memberikan tontonan menarik bagi para penggemar Formula 1.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU