Adrien Fourmaux mengungkapkan kekecewaannya usai finis ketiga di Reli Chile, putaran World Rally Championship (WRC) 2026. Pembalap Hyundai itu merasa pace yang dimilikinya sebenarnya mampu membawa hasil lebih baik, namun masalah ban menjadi penghalang utama.
Sepanjang reli, Fourmaux terlibat pertarungan ketat memperebutkan posisi kedua. Ia sempat berada di posisi ketiga pada Jumat, namun tergeser ke urutan keempat pada Sabtu setelah Sebastien Ogier dari Toyota mencatatkan empat waktu stage tercepat dan menyalipnya. Memasuki hari terakhir, Fourmaux berada di posisi keempat, terpaut 12 detik dari pembalap Toyota Elfyn Evans yang berada di posisi kedua, sementara Ogier unggul 10,7 detik.
Upaya Fourmaux untuk bangkit mendapat pukulan pada stage panjang Minggu pagi ketika ia mengalami ban bocor lambat. Meski mencatatkan waktu tercepat kedua di stage tersebut, insiden itu menghambat peluangnya untuk melancarkan serangan serius. “Itu stage yang sangat bagus. Saya pikir kami bisa kembali menempel Seb, tapi selalu ada masalah yang sama dengan ban,” ujarnya.

Pembalap Prancis itu menjelaskan bahwa pada Sabtu ia tidak mendorong penuh karena berusaha menghemat ban. Namun pada Minggu pagi, ia memutuskan untuk menyerang. “Saya pikir kami akan maju dan benar-benar mencoba,” tambahnya. Sayangnya, ban tidak mampu mengimbangi pace yang ia miliki. “Sangat frustrasi karena saya merasa kami bisa jauh lebih baik,” tegas Fourmaux.
Pada Minggu sore, situasi ban semakin menyulitkan. “Sayangnya kami tidak punya ban soft tersisa karena sudah mengalami dua kebocoran. Itu sebabnya kami tidak bisa mencatatkan waktu yang bagus di lintasan kedua. Tapi untuk hasil keseluruhan, itu tidak masalah. Di stage itulah kami kembali ke posisi ketiga, dan itu yang terpenting,” jelasnya. Keberuntungan menghampiri Fourmaux ketika Evans mengalami kebocoran pada stage kedua dari terakhir, yang cukup untuk mempromosikannya ke posisi ketiga.
Meski demikian, Fourmaux tetap melihat sisi positif dari hasil ini. “Dua podium di Amerika Selatan bukan hasil yang buruk. Saya pikir kami pantas mendapatkan lebih dari posisi ketiga di kedua reli, tapi secara keseluruhan ini tetap hadiah yang baik untuk semua kerja keras tim. Jadi ini hasil yang sangat positif,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa pace yang ditunjukkan Hyundai sangat menjanjikan. “Poin positif lainnya adalah pace-nya ada, benar-benar ada. Tapi sekarang kami perlu menyatukan semua potongan,” pungkas Fourmaux. Dengan kecepatan yang sudah terbukti, tantangan berikutnya adalah konsistensi dan manajemen ban yang lebih baik di reli-reli mendatang.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!