SPONSORED

Ford Kirim Surat Hukum ke Supercars Buntut Ubahan Parity

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Ford Kirim Surat Hukum ke Supercars Buntut Ubahan Parity
TO NEWS OVERVIEW
Grove Racing and Triple Eight Ford Mustangs on track at The Bend. Image: InSyde Media

Ford teams di Supercars Australia mengambil langkah drastis dengan mengirimkan surat somasi hukum kepada penyelenggara kejuaraan, Supercars, sebagai protes terhadap perubahan aturan parity yang mereka anggap menguntungkan Chevrolet. Langkah ini diambil setelah melalui serangkaian pertemuan dan diskusi intens yang berlangsung sepanjang akhir pekan.

Kronologi peristiwa ini bermula pada Selasa lalu, ketika Supercars memberikan izin kepada tim-tim Chevrolet untuk menggunakan revised front skids. Perubahan ini meningkatkan downforce pada mobil Camaro hingga dianggap melampaui 'parity box' yang telah disepakati bersama. Melihat hal ini, Grove Racing yang diwakili oleh Stephen dan Brenton Grove, serta Triple Eight Race Engineering melalui Jamie Whincup, menggelar pertemuan darurat dengan pihak Supercars pada Jumat malam.

Namun, pertemuan tersebut tidak menghasilkan kepastian bahwa Supercars akan bertindak adil. Frustrasi pun memuncak, dan tim-tim Ford pun sepakat untuk bersatu mengirimkan surat somasi hukum kepada Supercars. Mereka menilai Supercars telah melanggar Teams Racing Charter, sebuah kontrak yang mengatur prinsip persaingan setara antar semua tim. Langkah hukum ini menjadi tonggak penting dalam perseteruan parity yang telah memanas sejak awal musim.

Ford Teams Send Legal Letters to Supercars Over Parity Change
Read AlsoFord Teams Send Legal Letters to Supercars Over Parity Change

Menyadari potensi konflik hukum yang lebih besar, Supercars pun bergerak cepat. Pada Jumat malam, mereka menggelar diskusi dengan tim homologasi GM, Team 18. Kemudian pada Sabtu pagi, Supercars bertemu dengan tim homologasi Ford, Triple Eight. Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa sudut maksimum sayap belakang Camaro akan dikurangi sebesar 0,3 derajat, yang mengembalikan mobil ke dalam 'parity box' dan menghindari sengketa kontrak.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Team 18 dikabarkan sempat melobi agar pengurangan hanya 0,1 derajat untuk meminimalkan kehilangan downforce. Namun, keputusan akhir tetap diambil untuk menjaga keseimbangan kompetisi. Perubahan ini pun menuai reaksi dari kubu Chevrolet. Bos Supercars Chevrolet, Simon McNamara, menyindir klaim Supercars yang menyebut perubahan dilakukan berdasarkan analisis data dari sesi latihan. Ia menilai keputusan tersebut sarat akan tekanan politik.

CEO Grove Racing, Brenton Grove, memberikan sedikit gambaran tentang pertemuan Jumat malam. Ia menyatakan bahwa timnya telah menyampaikan argumen mengapa perubahan tersebut di luar aturan yang diizinkan. "Kami menekankan bahwa ada anomali dalam data dan hasil sepanjang musim, dan untungnya Supercars mendengarkan," ujarnya. Meski demikian, ia tidak merinci lebih lanjut mengenai surat somasi yang dikirim.

Meskipun perselisihan ini berhasil diselesaikan sebelum poin kejuaraan diberikan, pertarungan parity diprediksi akan terus berlanjut menjelang balapan besar bulan depan. Regulasi menyebutkan bahwa setelah kualifikasi dimulai, tidak ada lagi perubahan spesifikasi mobil yang diizinkan. Namun, tensi antara Ford dan Chevrolet masih akan terasa di setiap putaran balapan. Yang jelas, hasil yang diraih GM haruslah melalui kerja keras, bukan karena keuntungan yang tidak adil.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU