Flavio Briatore menantang netralitas pengadilan FIA setelah hakim Filippo Marchino memutuskan kasus yang merugikan Alpine di Monza. Namun, FIA Courts merespons tegas dengan membela integritas panel dan proses hukum yang berlangsung.
Kontroversi ini bermula dari keputusan pengadilan yang mengembalikan dua penalti lima detik untuk Pierre Gasly akibat pelanggaran kecepatan di pit lane saat Grand Prix Monako. Padahal, Alpine sebelumnya berhasil mengajukan hak peninjauan dan penalti itu sempat dicabut.
McLaren dan Red Bull kemudian mengajukan banding, dan pengadilan memutuskan untuk mengembalikan penalti tersebut. Konsekuensinya, podium Gasly yang sempat direbut kembali harus hilang untuk kedua kalinya.

Klaim Bias yang Ditepis FIA
Briatore menuding Marchino memiliki keterkaitan dengan McLaren melalui sebuah acara amal pada 2018. Ia bahkan menyebut hakim itu bertindak seperti "jaksa" selama persidangan, bukan hakim yang netral.
Menanggapi hal itu, FIA Courts menyatakan bahwa komposisi panel dan proses perkara telah sesuai dengan prosedur yudisial yang berlaku. Mereka menegaskan bahwa para hakim wajib membuat deklarasi kepentingan tahunan dan menandatangani pernyataan independensi untuk setiap kasus.
Yang lebih penting, FIA mengungkap bahwa para pihak yang bersengketa diberi kesempatan untuk mengajukan keberatan atas susunan panel sebelum dan sesudah sidang. Namun, tidak ada satu pun yang melakukannya.
Integritas Proses Hukum Balap
FIA Courts juga menekankan bahwa latar belakang hakim yang beragam justru memperkaya proses pertimbangan hukum. Perbedaan perspektif ini memastikan setiap kasus ditelaah dari berbagai sudut pandang legal.
Pernyataan resmi FIA menegaskan keyakinan mereka pada soliditas proses dan integritas para hakim. Mereka menganggap komentar publik yang meragukan independensi hakim sebagai sesuatu yang tidak berdasar.
Kontroversi ini menyoroti betapa panasnya persaingan di balik layar Formula 1, di mana keputusan teknis dapat memicu perang kata-kata antar tim dan pejabat tinggi. Akankah kasus ini menjadi preseden bagi pengawasan lebih ketat terhadap proses hukum FIA?



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!