Kampanye pertahanan gelar juara dunia Ferrari di ajang World Endurance Championship resmi berakhir di Sirkuit Catalunya, Barcelona, setelah Toyota mengunci gelar pabrikan dengan dominasi mutlak. Meskipun harus merelakan takhta tertinggi, skuad asal Maranello tetap menunjukkan taringnya di atas lintasan balap melalui performa solid dari mobil Hypercar 499P.
Mobil nomor 50 yang dikemudikan oleh Antonio Fuoco, Nicklas Nielsen, dan Miguel Molina sukses menyelamatkan akhir pekan tim berlogo Kuda Jingkrak tersebut dengan mengamankan posisi podium. Hasil gemilang ini sekaligus menjadi penebusan tuntas atas hasil mengecewakan yang mereka derita pada seri sebelumnya di Jepang.
Kendati demikian, nasib kurang beruntung harus dialami oleh mobil nomor 51 yang terkendala berbagai masalah teknis di tengah lomba. Gangguan tersebut membuat strategi balap mereka berantakan dan terlempar jauh dari zona perolehan poin penting, memaksa tim melakukan evaluasi menyeluruh jelang balapan penutup musim.

Performa positif juga ditunjukkan oleh mobil satelit nomor 83 yang tampil kompetitif sepanjang balapan bersama barisan pembalap utama. Mereka sempat bertarung sengit di barisan depan, silih berganti menempati posisi ketiga dan keempat demi menjaga kehormatan pabrikan Italia di kandang lawan.
Menatap seri pamungkas di Sirkuit Monza, Kepala Kegiatan Endurance Antonello Coletta menegaskan bahwa seluruh tim kini mengalihkan fokus penuh untuk memberikan tontonan terbaik bagi para pendukung setia. Tim bertekad menutup musim kompetisi tahun ini dengan hasil paling maksimal di hadapan publik tuan rumah.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!