Advertisement Sportrik
15s

Fabio Quartararo Frustrasi Yamaha 2026, Akui Kehilangan Feeling Total

Notifikasi
Fabio Quartararo Frustrasi Yamaha 2026, Akui Kehilangan Feeling Total
© Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Fabio Quartararo dari Yamaha memasuki MotoGP Spanyol 2026 di Jerez dalam salah satu fase paling sulit sepanjang kariernya, dengan mengakui kehilangan feeling total terhadap motor serta mempertanyakan arah pengembangan teknis tim.

Awal musim 2026 menjadi periode yang sangat menantang bagi juara dunia 2021 tersebut. Quartararo secara terbuka menyatakan bahwa dirinya tidak mampu mengekstrak potensi motor, bahkan kesulitan menemukan kenyamanan dasar saat berkendara. Situasi ini menjadi kontras tajam dibanding musim sebelumnya, di mana ia masih mampu bersaing di sesi kualifikasi dan meraih beberapa pole position.

© Michelin

“Satu-satunya yang bisa kami lakukan adalah terus memberikan yang terbaik, terus berlatih, dan mencoba mendapatkan hasil terbaik,” ujar Quartararo.

Jorge Martin Handed Grid Penalty After Jerez 2026 Incident
Read AlsoJorge Martin Handed Grid Penalty After Jerez 2026 Incident

“Sulit karena saya tahu potensi saya, saya tahu apa yang bisa saya lakukan. Saya suka balapan, tetapi sayangnya saya tidak menikmatinya seperti tahun lalu. Saya tidak merasa nyaman di motor dan tidak bisa melakukan apa yang saya inginkan.”

ADVERTISEMENT

Ia menegaskan bahwa masalah utama bukan hanya pada performa motor, tetapi juga hilangnya koneksi antara pembalap dan mesin, yang berdampak langsung pada kepercayaan diri dan konsistensi di lintasan.

“Jika tidak ada potensi, tetapi saya merasa baik di motor, itu tidak terlalu buruk. Namun ketika keduanya tidak ada, itu menjadi sangat sulit.”

Quartararo juga menyoroti bahwa perubahan arah teknis Yamaha, termasuk transisi menuju konfigurasi mesin V4, belum memberikan hasil yang diharapkan. Bahkan, menurutnya, kondisi saat ini justru lebih buruk dibandingkan musim sebelumnya.

ADVERTISEMENT

“Perbedaannya seperti siang dan malam. Motor tahun lalu memang tidak sempurna dalam hal tenaga dan traksi, tetapi sekarang kami melihat bahwa potensi itu sama sekali tidak ada.”

“Saya tidak memiliki feeling dengan bagian depan. Saat ini saya sedikit tersesat dalam aspek ini, dan kami harus menemukan solusi agar bisa kembali memberikan 100 persen.”

Keputusan Yamaha untuk mengembangkan mesin V4 juga menjadi sorotan. Meskipun secara teori menawarkan potensi performa lebih tinggi, implementasinya belum mampu memberikan peningkatan kompetitif dalam jangka pendek.

ADVERTISEMENT

“Ketika kami melihat potensinya, tentu kami memikirkannya. Tetapi Yamaha yakin itu pilihan yang tepat.”

“Saya bukan insinyur, saya hanya ingin cepat dan mendapatkan hasil. Jika Yamaha memilih V4, kami akan mengikutinya, tetapi dengan kondisi saat ini, kami tidak akan mengejar ketertinggalan dalam satu tahun.”

Di tengah situasi tersebut, Quartararo juga menanggapi dinamika internal tim, termasuk masa depan Alex Rins. Ia mengindikasikan bahwa evaluasi performa pembalap tidak dapat dilakukan secara objektif tanpa mempertimbangkan keterbatasan teknis motor saat ini.

ADVERTISEMENT

“Hanya sedikit orang yang benar-benar tahu bagaimana kondisi motor ini dibanding tahun lalu. Sulit menilai hasil hanya dari perbandingan dengan motor lain.”

Lebih jauh, Quartararo secara realistis menurunkan ekspektasi terhadap hasil musim ini, dengan mengakui bahwa jarak performa terhadap rival terlalu besar untuk ditutup dalam waktu singkat.

“Saya tidak berpikir kami bisa mencapai sesuatu yang positif seperti tahun lalu. Sejujurnya, saya bahkan tidak ingin melihat data karena kami terlalu jauh tertinggal.”

ADVERTISEMENT

“Sebagai pembalap, saya bisa merasakan di mana saya lebih lambat. Saya tidak perlu melihat data di tikungan terakhir, karena saya sudah tahu seberapa besar kami kehilangan dibanding tahun lalu.”

Pernyataan ini menegaskan krisis teknis yang tengah dihadapi Yamaha, di mana kombinasi perubahan konsep mesin dan kurangnya keseimbangan sasis menciptakan tantangan kompleks bagi pembalap. Dengan tekanan yang terus meningkat, MotoGP Jerez 2026 akan menjadi indikator penting apakah Yamaha mampu menemukan arah perbaikan, atau justru semakin tertinggal dalam persaingan menuju fase krusial musim ini.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU