Masa depan pereli asal Finlandia, Emil Lindholm, di ajang Kejuaraan Reli Dunia (WRC) kini berada di ujung tanduk setelah mengalami periode yang kurang memuaskan sepanjang musim kompetisi. Mantan juara dunia WRC2 tersebut gagal mengamankan satu pun podium dalam enam reli yang diikutinya, serta hanya mampu mencatatkan sembilan kemenangan special stage (SS) sepanjang tahun ini—sebuah catatan statistik yang dinilai kurang optimal bagi peraih gelar musim 2022.
Karier pereli berusia matang ini mendadak mengalami hambatan besar menyusul periode dua tahun bersama Hyundai yang gagal memberikan jalan promosi ke kategori tertinggi Rally1. Meskipun bertekad keras untuk bangkit dan kembali menemukan sentuhan terbaiknya, upaya pemulihan momentum tersebut belum menunjukkan hasil signifikan di lintasan reli internasional.
Dalam wawancara eksklusif yang dilansir dari RallyJournal, Lindholm menyatakan keinginannya untuk tetap mempertahankan kolaborasi bersama Toksport dan Skoda pada musim mendatang. Menurutnya, kerja sama tim serta performa kendaraan yang kompetitif sudah teruji dengan baik, meskipun kepastian finansial dan dukungan sponsor masih menjadi pekerjaan rumah utama.

"Tentu saja, kami ingin melanjutkan kerja sama dengan Toksport dan Skoda musim depan. Kemitraan ini telah berjalan, mobilnya bagus dan timnya benar-benar kelas atas," ungkap Lindholm mengenai rencana masa depannya di sela persiapan regulasi baru.
Situasi semakin rumit mengingat perombakan besar-besaran regulasi teknis WRC yang akan segera diberlakukan tahun depan, di mana persaingan antara mobil Rally1 baru dan mesin Rally2 diprediksi bakal semakin ketat. Regulasi baru menampilkan mobil Rally1 bermesin 310 tenaga kuda—hanya terpaut sedikit dari spesifikasi Rally2—membuat celah performa semakin tipis, terutama jika tim mengadopsi paket kit khusus.
"Ini masih menjadi tanda tanya besar karena belum ada regulasi olahraga untuk musim depan, dan kami belum tahu kelas apa yang akan diikuti oleh Skoda. Tentu saja, akan sangat mungkin untuk bersaing di WRC2, tetapi mari kita tunggu regulasinya sebelum mengatakan apa pun tentang rencana kami," tegas Lindholm menanggapi ketidakpastian otoritas balap.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!