Advertisement Sportrik
15s

Ducati Temukan Solusi di Jerez, Kejar Aprilia 2026

Notifikasi
Ducati Temukan Solusi di Jerez, Kejar Aprilia 2026
© Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Ducati Lenovo Team membawa pembaruan teknis pada MotoGP Spanyol 2026 di Jerez sebagai respons terhadap dominasi awal musim dari Aprilia Racing.

Pabrikan Italia tersebut memperkenalkan pengembangan pada sisi elektronik Desmosedici, hasil dari analisis data intensif setelah tiga seri awal musim. Ducati juga telah menjadwalkan paket pembaruan tambahan untuk diuji dalam sesi tes resmi pasca-balapan pada hari Senin, sebagai bagian dari upaya memperkecil selisih performa dengan Aprilia yang saat ini memimpin kejuaraan.

Dominasi Ducati dalam empat musim terakhir kini menghadapi tekanan signifikan setelah Aprilia mencatatkan kemenangan di tiga grand prix pembuka melalui Marco Bezzecchi, ditambah kemenangan Sprint oleh Jorge Martin. Situasi ini menempatkan Aprilia sebagai tolok ukur performa saat ini, dengan keunggulan terutama terlihat dalam fase pengereman dan masuk tikungan.

Jorge Martin Handed Grid Penalty After Jerez 2026 Incident
Read AlsoJorge Martin Handed Grid Penalty After Jerez 2026 Incident

“Bulan ini, Gigi Dall’Igna dan para insinyur bekerja sangat keras,” ujar Davide Tardozzi kepada MotoGP.com.

ADVERTISEMENT

“Mereka menganalisis semua data dari tiga balapan awal dan pada sisi elektronik kami menemukan sesuatu. Namun, kami juga akan membawa lebih banyak komponen untuk diuji pada hari Senin.”

Tardozzi secara terbuka mengakui bahwa Ducati belum mampu menyamai perkembangan Aprilia dalam fase awal musim, terutama dalam aspek teknis yang berkaitan dengan kontrol motor saat pengereman dan transisi menuju apex tikungan.

“Aprilia menunjukkan bahwa mereka membuat langkah besar ke depan, dan sejujurnya kami tidak,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

“Ini adalah sirkuit yang seharusnya cocok dengan karakter Ducati dan gaya berkendara kami. Kami percaya bisa kompetitif, tetapi saat ini Aprilia adalah motor tercepat dengan pembalap yang juga sangat kuat.”

Ia menegaskan bahwa pendekatan Ducati saat ini adalah tetap realistis terhadap situasi kompetitif, sekaligus fokus pada pengembangan berkelanjutan untuk mengembalikan performa ke level dominasi sebelumnya.

“Kami harus tetap membumi dan terus bekerja, karena dominasi beberapa tahun terakhir sudah tidak ada lagi dan kami harus menghadapi kenyataan ini,” tambah Tardozzi.

ADVERTISEMENT

Secara teknis, Tardozzi mengidentifikasi bahwa kelemahan utama Ducati dibanding Aprilia terletak pada fase akhir pengereman dan entry corner, area krusial dalam menentukan waktu lap di sirkuit seperti Jerez yang memiliki karakter teknis dan kombinasi tikungan lambat-menengah.

“Apa yang paling kami kurang dari Aprilia saat ini adalah bagian akhir pengereman dan masuk tikungan,” jelasnya.

Pada sesi FP1, Ducati sempat menguasai tiga posisi teratas melalui Fabio Di Giannantonio, Franco Morbidelli, dan Alex Marquez. Namun, hasil tersebut dipengaruhi penggunaan ban baru pada fase akhir sesi, sementara rival seperti Bezzecchi dan Marc Marquez mencatatkan waktu dengan ban bekas.

ADVERTISEMENT

Dengan paket pembaruan awal telah diperkenalkan dan pengembangan lanjutan dijadwalkan, Jerez menjadi titik penting bagi Ducati dalam mengevaluasi arah teknis mereka. Efektivitas pembaruan tersebut akan menjadi indikator utama apakah mereka mampu menutup kesenjangan dengan Aprilia menjelang fase berikutnya musim MotoGP 2026.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU