Danilo Petrucci menilai masalah utama BMW di WorldSBK Inggris bukan kondisi fisiknya, melainkan kurangnya kecepatan motor di hampir seluruh bagian lintasan Donington Park.
Petrucci hanya menempati posisi ke-17 dalam FP2 pada Jumat. Hasil tersebut berada di bawah perkiraannya, terutama karena BMW telah menjalani tes di sirkuit yang sama sebelum akhir pekan balapan.
Pembalap Italia itu mengaku masih merasakan sedikit nyeri pada lutut kanan setelah absen balapan sejak kecelakaannya pada Race 1 di Most hampir dua bulan sebelumnya. Namun, kondisi tersebut belum menjadi hambatan besar ketika ia menjalani rangkaian putaran pendek.

“Secara fisik tidak buruk. Saya sedikit kesulitan dengan lutut kanan dan merasakan sedikit nyeri, tetapi secara keseluruhan saya merasa lebih baik dibandingkan saat tes,” kata Petrucci.

Menurut Petrucci, BMW tidak memiliki satu kelemahan besar yang mudah diidentifikasi. Motor hanya kehilangan sedikit waktu di berbagai bagian lintasan, tetapi akumulasi kekurangan tersebut membuatnya tertinggal sekitar satu detik dalam satu putaran.
“Kami tidak benar-benar buruk di satu area, tetapi kurang lebih kami lambat di semua tempat. Tidak dengan selisih besar, tetapi dalam satu putaran jumlahnya menjadi satu detik,” ujarnya.
Perbandingan dengan hasil tes juga memperlihatkan penurunan performa sekitar tiga hingga empat persepuluh detik meski suhu lintasan relatif serupa. Petrucci dan rekan setimnya, Miguel Oliveira, memberikan masukan yang sama bahwa perubahan setelan tidak menghasilkan perbedaan nyata pada karakter motor.
Kondisi tersebut membuat pencarian solusi menjadi lebih rumit karena kru harus menganalisis setiap tikungan, bukan berfokus pada satu sektor tertentu. Target Petrucci pada Sabtu adalah membawa BMW setidaknya masuk 10 besar sebelum sesi penentuan posisi start.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!