Charles Leclerc membawa Ferrari mencapai kemenangan ke-250 di Kejuaraan Dunia Formula 1 setelah memenangi British Grand Prix 2026 di Silverstone.
Kemenangan tersebut menjadi tonggak historis bagi Scuderia, karena datang 75 tahun setelah kemenangan pertama Ferrari di Formula 1. Catatan itu juga tercipta di British Grand Prix 1951, ketika Jose Froilan Gonzalez mengalahkan Juan Manuel Fangio untuk memberi Enzo Ferrari kemenangan perdana di ajang world championship.
Bagi Leclerc, hasil di Silverstone menjadi kemenangan pertamanya dalam 20 bulan sekaligus kemenangan grand prix kesembilan dalam kariernya. Keberhasilan itu memberi dimensi tambahan bagi Ferrari, karena mempertemukan kembali sejarah awal tim dengan pencapaian modernnya di sirkuit yang sama.

Ferrari kini menjadi satu dari hanya dua konstruktor yang sudah melewati 200 kemenangan grand prix. Rival historisnya, McLaren, berada di posisi kedua daftar sepanjang masa dengan 203 kemenangan hingga British Grand Prix 2026.
Meski Ferrari secara konstruktor kini mencatat 250 kemenangan, mesin Ferrari telah meraih 251 kemenangan grand prix. Selisih itu datang dari kemenangan Sebastian Vettel pada Italian Grand Prix 2008 bersama Toro Rosso, yang saat itu menggunakan mesin pelanggan Ferrari.
Dominasi tim-tim besar tetap terlihat jelas dalam daftar kemenangan konstruktor sepanjang masa. Lima tim teratas telah mengumpulkan 835 kemenangan dari 1.158 grand prix world championship hingga British GP 2026, atau 72,10 persen dari total balapan yang pernah digelar.
Sepuluh konstruktor teratas secara keseluruhan menyumbang 1.033 kemenangan dari 1.158 balapan, setara 89,20 persen. Setelah pencapaian ini, Ferrari akan membawa momentum historis tersebut ke seri Formula 1 berikutnya dengan posisi yang semakin diperkuat dalam catatan kemenangan sepanjang masa.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!