Charles Leclerc mengakui masih harus memperbaiki banyak aspek setelah kembali tertinggal dari rekan setimnya, Lewis Hamilton, dalam Sprint Qualifying British Grand Prix 2026. Pembalap Monako itu hanya menempati posisi keempat ketika Hamilton merebut pole Sprint di Silverstone.
Hasil tersebut memperpanjang periode sulit Leclerc dalam beberapa akhir pekan terakhir. Ia belum kembali naik podium sejak Grand Prix Jepang pada Maret, sementara Hamilton justru mencatat kemenangan pertama bersama Ferrari di Barcelona dan menambah dua podium setelahnya.
Leclerc menyebut kecepatan Ferrari di Silverstone sebagai kejutan positif bagi tim. Setelah akhir pekan sulit di Austria, Scuderia tidak memperkirakan dapat bersaing sedekat itu dengan mobil terdepan, apalagi sampai merebut pole Sprint melalui Hamilton.

“Kami sangat terkejut dengan Lewis yang merebut pole hari ini, tetapi secara umum kami memperkirakan jarak yang jauh lebih besar dari mobil-mobil di depan,” kata Leclerc.
Hamilton tampil sebagai acuan sepanjang Jumat. Ia memimpin sesi latihan bebas satu jam, kemudian menjadi yang tercepat di seluruh segmen Sprint Qualifying, sedangkan Leclerc sempat terlihat kompetitif pada SQ1 dan SQ2 sebelum turun ke posisi keempat dalam hasil akhir.
Leclerc mengakui dirinya belum memiliki rasa percaya diri yang sama dengan mobil musim ini dibandingkan mobil tahun lalu. Ia menilai Hamilton lebih sering mampu mengekstraksi potensi penuh Ferrari, sementara dirinya masih kesulitan mencapai level tersebut secara konsisten.
“Saya harus mengerjakan semuanya, tetapi yang paling penting adalah perasaan dengan mobil ini,” ujar Leclerc.
“Ketika Anda tidak benar-benar mendapatkan rasa yang tepat, sulit untuk mengekstraksi waktu putaran dan memiliki kepercayaan diri setiap kali masuk kualifikasi untuk mencapai batas mobil,” tambahnya.
Kesulitan Leclerc terutama terlihat pada fase penentu SQ3. Ia merasa cukup dekat dengan batas performa pada dua segmen pertama dan sempat percaya diri menuju putaran terakhir, tetapi kehilangan kendali mobil ketika tekanan meningkat.
Situasi ini memperlihatkan dinamika internal Ferrari yang semakin penting menjelang Sprint dan kualifikasi utama. Hamilton membawa momentum kuat di Silverstone, sementara Leclerc harus menemukan kembali rasa percaya diri terhadap SF-26 agar tidak semakin tertinggal dalam pertarungan internal dan persaingan papan atas musim 2026.

























Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!