Flavio Briatore melontarkan tuduhan serius ke FIA soal keputusan kontroversial yang merampas podium Pierre Gasly di Monte Carlo. Bos Alpine itu menuding ada konflik kepentingan karena McLaren disebut memberikan mobil kepada salah satu juri yang menangani banding.
Kurang dari 24 jam kemudian, Federasi langsung angkat bicara. FIA melalui Mahkamah Banding Internasional merilis pernyataan tegas untuk membantah semua tuduhan dan menegaskan independensi para jurinya.
Bantahan Resmi FIA atas Tuduhan Konflik Kepentingan
Dalam pernyataan resminya, FIA menekankan bahwa penunjukan dan partisipasi para hakim dalam kasus Gasly telah mengikuti prosedur yudisial yang berlaku. Mereka mengklaim standar yang digunakan mengacu pada pedoman International Bar Association tentang konflik kepentingan dalam arbitrase internasional.

FIA juga menjelaskan bahwa semua hakim dipilih melalui Majelis Umum, sebagian atas usulan tim F1. Mereka wajib menandatangani deklarasi independensi untuk setiap kasus, serta melaporkan kepentingan pribadi setiap tahunnya kepada petugas kepatuhan FIA.
Fakta di Ruang Sidang yang Membantah Tuduhan
Menariknya, FIA mengungkap bahwa para pihak yang bersengketa tidak pernah mengajukan keberatan atas susunan majelis hakim. Padahal, mereka diberi kesempatan untuk menyampaikan keberatan di awal dan akhir sidang.
Tak ada satu pun protes yang dilayangkan selama proses persidangan berlangsung. FIA menilai ini sebagai bukti bahwa proses hukum telah berjalan adil dan transparan, meski hasil akhirnya mungkin tak memuaskan semua pihak.
Keputusan pengadilan memang selalu menyisakan ruang untuk perdebatan. Namun, FIA menegaskan bahwa komposisi hakim yang beragam dari berbagai latar belakang justru memperkuat kredibilitas dan independensi peradilan olahraga.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!