Marco Bezzecchi kembali menjadi sorotan di MotoGP Aragon. Untuk akhir pekan kedua berturut-turut, pilihan ban kembali menjadi perdebatan di Sprint. Namun, pembalap Aprilia itu bersikeras bahwa keputusannya memakai ban soft bukanlah alasan ia gagal meraih kemenangan di balapan 11 lap tersebut.
Bezzecchi memilih ban belakang soft, keputusan yang sama dengan rekan setimnya, Jorge Martin. Sementara itu, duo Ducati, Alex Marquez dan Marc Marquez, yang start di baris depan bersama pole-sitter Bezzecchi, memilih ban belakang medium. Mayoritas pembalap di tiga baris terdepan juga memilih medium.
Hasilnya, Marquez bersaudara finis 1-2, dengan Bezzecchi di posisi ketiga. Martin tidak pernah bersaing memperebutkan podium dan finis kelima di belakang Pedro Acosta, yang hanya terpaut setengah detik dari Bezzecchi di akhir balapan. Acosta juga memilih ban medium.

Menurut Bezzecchi, pilihan ban bukanlah kesalahan dari pihak Aprilia.
"Ya, sekarang mudah untuk mengatakan ban medium lebih baik," ujar Bezzecchi usai Sprint Aragon.
"Tapi sejujurnya, ide itu tidak pernah terlintas di benak saya. Saya merasa nyaman dengan ban soft, saya bekerja dengan baik sepanjang hari dengan ban soft, jadi saya cukup yakin."
"Saya tidak yakin dengan ban medium saya bisa tampil lebih baik. Sejujurnya, saya lebih yakin bisa tampil lebih buruk. Jadi menurut saya, itu sudah keputusan yang tepat," pungkasnya.
Selain pilihan ban, tikungan pertama juga menjadi momen krusial. Bezzecchi mengerem terlalu awal dan membuka celah bagi Marc Marquez untuk menyalip di sisi dalam. Meski bersih, manuver itu memaksa Bezzecchi keluar jalur dan memungkinkan Alex Marquez naik ke posisi kedua.
Bezzecchi mengakui memimpin lap pertama akan membantu, tetapi ia tidak yakin itu akan mengubah hasil akhir. "Memimpin pasti bisa membantu," kata pembalap Aprilia Racing itu.
"Saya tidak tahu apakah itu satu-satunya alasan, karena saya finis ketiga. Yang saya tahu adalah pace saya hari ini seperti ini. Mungkin jika saya memimpin hasilnya bisa lebih baik, tapi pace saya tetap seperti ini. Saya pikir yang lain sedikit lebih cepat. Untuk tikungan pertama, saya seharusnya bisa lebih baik. Tapi saya senang dengan hasil ini, karena itu penting. Hari seperti ini bagus," jelasnya.
Bezzecchi menambahkan bahwa ia menikmati balapan dan finis di belakang Marquez bersaudara di Aragon bukanlah hasil yang buruk. "Balapannya tricky, tapi saya menikmatinya," ungkapnya.
"Pagi ini, sore ini, saya harus katakan keseimbangan harinya sangat baik. Bisa dekat dengan Marquez bersaudara di Aragon, itu bagus untuk saya."
Dengan finis ketiga dan Martin di posisi kelima, Bezzecchi memasuki hari Minggu dengan defisit 29 poin di klasemen MotoGP.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!