MotoGP, Sportrik Media - Marco Bezzecchi dari Aprilia Factory Racing mengungkapkan kekecewaan mendalam setelah gagal finis (DNF) dua kali di Grand Prix Catalunya 2025 di Circuit de Barcelona-Catalunya. Insiden dengan Fermin Aldeguer dan Franco Morbidelli membuatnya kesal. “Saya tak tahu apa yang bisa dilakukan,” ujarnya. Artikel ini mengulas drama Bezzecchi pada 8 September 2025.

Insiden Ganda Hancurkan Akhir Pekan
Bezzecchi terlibat tabrakan dengan Aldeguer dari Gresini Racing MotoGP di sprint, menyebabkan DNF. Selain itu, di balapan utama, ia bertabrakan dengan Morbidelli dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team di Tikungan 1 pada lap kedua. Oleh karena itu, ia kehilangan poin penting. Meskipun demikian, ia lolos dari cedera serius. Namun, Bezzecchi merasa tak berdaya. “Kedua insiden itu di luar kendali saya,” katanya kepada Sky Italy. Sebagai contoh, posisi start P12 akibat kualifikasi buruk meningkatkan risiko tabrakan.

Performa Sebelum Kecelakaan
Sebelum Catalunya, Bezzecchi menunjukkan performa gemilang dengan podium beruntun menggunakan motor Aprilia RS-GP. Barcelona, sebagai trek kuat Aprilia, diharapkan jadi panggungnya. Namun, kualifikasi mengecewakan menempatkannya di barisan tengah. Akibatnya, ia terjebak di grup padat, memicu insiden. Sementara itu, Red Bull Pit Crew membantu tim seperti Ducati Lenovo Team, tetapi Aprilia Bezzecchi kurang optimal.
Persaingan dan Penyelidikan
FIM Stewards menyelidiki insiden Bezzecchi-Morbidelli, tetapi tidak ada penalti diberikan. Morbidelli belum menjalani penalti long lap akibat insiden dengan rekan setim Bezzecchi, Jorge Martin, di sprint. Sementara itu, Alex Marquez memenangkan balapan, diikuti Marc Marquez dan Francesco Bagnaia. Ai Ogura dari Trackhouse Racing MotoGP finis P6, terbaik di antara pembalap Aprilia. Selain itu, KTM Factory Racing dengan Brad Binder memangkas jarak Aprilia di klasemen konstruktor menjadi dua poin.
Menuju Misano
Bezzecchi optimistis menatap Misano. “Kami akan menganalisis dan kembali kuat,” katanya. Dengan demikian, fokusnya adalah memperbaiki kualifikasi. Meskipun insinyur seperti Adrian Newey meningkatkan performa tim rival, Bezzecchi yakin bisa bersaing. Oleh karena itu, Sportrik memprediksi ia akan kembali ke jalur podium, memanfaatkan momentum Aprilia di trek berikutnya.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
56 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
45 |
|
3
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
42 |
|
4
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
37 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
34 |
|
6
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
33 |
|
7
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
29 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
13 |
|
9
|
|
Brad Binder
Red Bull KTM Factory Racing
|
13 |
|
10
|
|
Franco Morbidelli
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
12 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
64 |
|
2
|
|
Ducati
|
47 |
|
3
|
|
KTM
|
42 |
|
4
|
|
Honda
|
16 |
|
5
|
|
Yamaha
|
8 |
Read Also
Francesco Bagnaia nearly misses Q2 at MotoGP COTA 2026 due to technical issues but remains confident for the race weekend.
Starting grid for MotoGP Sprint COTA 2026 led by Fabio Di Giannantonio, with Bezzecchi and Acosta on the front row.
Full schedule of MotoGP United States 2026 at COTA in US local time, plus official viewing options and key championship context.
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!