Akhir pekan penutup musim Kejuaraan Ketahanan Dunia (WEC) di Autodromo Nazionale Monza langsung menyajikan drama sengit di sesi kualifikasi. Antonio Fuoco sukses mengamankan posisi start terdepan di kandang sendiri setelah mencatatkan waktu impresif di atas mobil Ferrari 499P Le Mans Hypercar nomor 50 milik AF Corse.
Sesi kualifikasi yang berlangsung dalam kondisi trek kering langka ini menuntut presisi tingkat tinggi dari para pembalap. Sebelumnya, seluruh sesi latihan bebas dilanda hujan deras, membuat grip lintasan Monza menjadi ujian terberat dalam mengoptimalkan temperatur ban. Di fase Hyperpole 10 menit terakhir, Fuoco mampu memeras performa terbaiknya dan membukukan catatan waktu 1 menit 33,364 detik.
Catatan waktu tersebut hanya unggul tipis dari Mathieu Jaminet yang mengemudikan Genesis GMR-001 di posisi kedua. Pertarungan di barisan terdepan begitu rapat, di mana Earl Bamber melengkapi posisi tiga besar untuk tim Jota Cadillac dengan mobil Caddy V-Series.R miliknya, terpaut tipis dari barisan para pesaing terdepan.

"Sangat istimewa bisa meraih pole di Monza dan saya sangat senang karena mobil bekerja dengan luar biasa hari ini. Kondisi lintasan sangat rumit dan tim melakukan pekerjaan luar biasa untuk menyiapkan mobil dengan dasar yang sempurna," ujar Fuoco mengomentari performa impresifnya di sesi penentuan grid.
Sementara itu, kejutan besar terjadi di kubu Toyota Gazoo Racing yang menjadi kandidat kuat perebut gelar juara dunia pembalap. Baik mobil nomor 8 yang dikemudikan Ryo Hirakawa maupun mobil nomor 7 yang dipimpin oleh Kamui Kobayashi gagal menembus fase Hyperpole, memaksa mereka harus bekerja ekstra keras dari barisan tengah pada balapan esok hari.




Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!