Kimi Antonelli mencatatkan namanya dalam buku sejarah Formula 1 setelah memenangi Grand Prix Italia 2026 di Monza dari posisi start ke-19. Kemenangan ini sekaligus menempatkannya di peringkat kedua bersama dalam daftar kemenangan balapan dari posisi grid terendah sepanjang sejarah F1.
Pembalap Kimi Antonelli harus menjalani penalti grid karena penggantian mesin, sehingga ia memulai balapan dari posisi ke-19 di hadapan publik sendiri. Namun, ia tampil impresif dengan melesat melewati para pesaingnya. Puncaknya, Antonelli berhasil menyalip rekan setimnya di Mercedes, George Russell, di lap-lap akhir untuk merebut kemenangan.
Pencapaian ini melampaui kemenangan Max Verstappen di Grand Prix Brasil 2024 yang start dari posisi ke-17, serta torehan legenda F1 seperti Lewis Hamilton dan Michael Schumacher. Hamilton tercatat pernah menang dari posisi ke-14 di GP Jerman 2018 yang kacau, sementara Schumacher menang dari posisi ke-16 di GP Belgia 1995 untuk Benetton dalam kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Daftar Kemenangan dari Posisi Grid Terendah
Berikut adalah daftar lengkap kemenangan F1 dari posisi grid terendah sepanjang sejarah, dengan Antonelli kini berbagi posisi kedua bersama John Watson, Kimi Raikkonen, dan Max Verstappen (masing-masing dari posisi ke-17).
Kemenangan Antonelli di Monza menjadi bukti nyata bahwa start dari belakang bukanlah akhir dari segalanya. Dengan strategi yang tepat dan kemampuan balap yang mumpuni, ia mampu mengubah peluang tipis menjadi kemenangan gemilang. Ini juga menjadi sinyal kuat bagi karier Antonelli yang baru saja menanjak di F1.
Dampaknya pun terasa di klasemen, di mana Antonelli berhasil memangkas jarak poin dengan para pesaingnya. Bagi Mercedes, kemenangan ini menunjukkan bahwa mobil mereka kompetitif dan mampu bersaing di level terdepan, meski harus memulai balapan dari posisi yang sulit.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!