Andrea Kimi Antonelli kembali menunjukkan kelasnya. Pebalap Mercedes itu berhasil memenangi Grand Prix Italia di Monza, sekaligus memperpanjang keunggulannya di puncak klasemen Formula 1 2026. Kemenangan ketujuhnya musim ini terasa istimewa, mengingat ia harus start dari posisi ke-19 setelah mendapat penalti grid akibat penggantian power unit.
Perjalanan Antonelli di balapan yang berlangsung 53 lap itu sungguh dramatis. Ia menjadi pebalap Italia pertama yang menang di Monza sejak 1966, sebuah pencapaian yang tentu membuat para tifosi histeris. Persaingan sengit dengan rekan setimnya, George Russell, mewarnai jalannya balapan.
Awal Balapan yang Kacau dan Strategi Cerdas
Balapan baru berjalan dua lap ketika bendera merah dikibarkan. Charles Leclerc mengalami kecelakaan hebat di tikungan terakhir, membuat mobil Ferrarinya hancur. Antonelli yang saat itu sudah naik ke posisi 12, memanfaatkan situasi ini dengan mengganti ban ke medium yang baru saat restart. Keputusan itu terbukti jitu. Ia dengan cepat melesat menembus barisan pebalap di depannya dan mulai memburu rekan setimnya yang memimpin.

Ketika Lance Stroll berhenti di trek dan memicu Virtual Safety Car (VSC), Mercedes mengambil keputusan krusial. Mereka memanggil Antonelli masuk pit untuk mengganti ban baru, sementara Russell tetap di trek dengan ban hard yang sudah aus. Keunggulan ban itulah yang menjadi kunci. Antonelli berhasil melewati Russell di akhir balapan dan melaju mulus hingga garis finis.
Dengan hasil ini, keunggulan Antonelli di klasemen pebalap kini menjadi 66 poin atas Russell yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Lewis Hamilton yang finis keenam untuk Ferrari harus tertinggal 76 poin di posisi ketiga. Persaingan juara dunia musim ini sepertinya akan semakin menarik untuk disimak.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!