Charles Leclerc mengakui bahwa peluang kemenangan Ferrari di GP Amerika 2026 telah terbuang sejak sesi kualifikasi, meskipun ia sempat memikirkan peluang taktis untuk menjegal sang pemimpin klasemen.
Pembalap asal Monako tersebut harus puas finis di belakang bintang Mercedes yang mendominasi jalannya balapan di Circuit of the Americas dengan keunggulan hampir 13 detik di garis finis.
Sepanjang balapan, pertarungan sengit justru tersaji di barisan tengah ketika ia harus meladeni perlawanan ketat dari Max Verstappen serta rival terdekatnya di perebutan gelar. Suasana di dalam kokpit terasa sangat dinamis sejak lampu start padam hingga tikungan akhir.

Ferrari sempat membaca peluang ketika strategi satu pemberhentian yang diterapkan oleh rival utama diprediksi akan membuat ban mengalami keausan parah menjelang lap-lap akhir balapan. Namun, skenario degradasi tersebut tidak terjadi sesuai kalkulasi awal tim.
Leclerc menegaskan bahwa akar kegagalan meraih podium tertinggi bukan terletak pada strategi balapan hari Minggu, melainkan kendala suhu ban saat Q3 kualifikasi. Simak analisis mendalam seputar performa teknis F1 2026 di sini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!