Akhir pekan balap Formula 1 di Circuit of the Americas langsung menyuguhkan tantangan berat bagi kubu McLaren setelah sesi latihan bebas pembuka yang berjalan kurang begitu mulus. Kedua pembalap andalan mereka belum sepenuhnya mampu mengeluarkan potensi maksimal dari paket aerodinamika mobil di atas lintasan aspal Austin yang menuntut tingkat konsistensi tinggi.
Meskipun rekan setimnya sempat mencatatkan waktu kompetitif di awal sesi, performa secara keseluruhan harus puas melorot ke posisi ketujuh saat bendera finis latihan dikibarkan. Situasi yang tidak jauh berbeda juga dialami oleh Oscar Piastri yang harus bekerja keras melibas total 50 lap demi mengumpulkan data penting bagi para insinyur di garasi tim.
Pembalap muda asal Australia tersebut tertinggal lebih dari satu detik penuh dari catatan waktu tercepat harian yang dibukukan oleh bintang Ferrari, Charles Leclerc. Kendati selisih waktunya dengan rekan satu garasinya sangat tipis yakni hanya terpaut 14 seperseribu detik, hal tersebut sama sekali tidak memberikan ketenangan berarti bagi sang pembalap.

Dalam komentarnya seusai sesi latihan berakhir, ia menegaskan bahwa timnya masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup besar untuk menemukan kecepatan optimal menjelang sesi penentuan grid. Berbagai eksperimen set-up telah dicoba sepanjang hari, dan kini seluruh data telemetri harus dibedah secara mendalam guna memperbaiki performa keseluruhan mobil.
Kendala terbesar yang dirasakan secara konsisten di atas lintasan adalah masalah cengkeraman ban yang sangat minim. Minimnya grip membuat mobil sulit dikendalikan pada tikungan-tikungan lambat maupun cepat, sehingga perbaikan di sektor mekanis dan mekanika suspensi menjadi harga mati sebelum turun di sesi kualifikasi.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!