SPONSORED

Alex Marquez Desak MotoGP Pangkas Jumlah Balapan Sprint Demi Lindungi Pembalap Muda 2026

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Alex Marquez Desak MotoGP Pangkas Jumlah Balapan Sprint Demi Lindungi Pembalap Muda 2026
TO NEWS OVERVIEW
Alex Marquez wants fewer sprint races in MotoGP © Gold and Goose

Alex Marquez secara terbuka melayangkan kritik keras terhadap kalender balap MotoGP yang semakin padat dan menuntut fisik secara ekstrem. Pembalap Gresini tersebut menilai bahwa kejuaraan dunia balap motor paling bergengsi di muka bumi ini harus segera mengambil tindakan nyata dengan memotong jumlah balapan sprint hingga separuhnya, atau bahkan lebih, demi menjaga keselamatan jangka panjang para bintang masa depan.

Sejak diperkenalkan pada musim 2023 untuk mendongkrak tontonan akhir pekan, balapan sprint langsung menjadi agenda wajib di setiap seri Grand Prix. Langkah ini membuat total balapan dalam satu musim melonjak drastis hingga menyentuh angka 44 balapan gabungan. Situasi tersebut diprediksi bakal semakin pelik menyusul rencana perubahan format regulasi baru yang dijadwalkan mulai berlaku pada 2027 mendatang, di mana sesi kualifikasi sprint tambahan siap dimasukkan ke dalam jadwal.

Gelombang kritik terkait beban kerja yang tidak masuk akal ini sebenarnya sudah lama disuarakan oleh para grid utama, termasuk ketika seri berlangsung di Indonesia beberapa waktu lalu. Marquez menegaskan bahwa tekanan fisik dan mental yang dibebankan kepada para pembalap sudah melampaui batas wajar. Risiko kecelakaan meningkat secara signifikan seiring motor yang melaju semakin kencang dari tahun ke tahun di atas batas maksimal.

Francesco Bagnaia Laments Calendar Changes Ahead of the 2026 Australian GP
Read AlsoFrancesco Bagnaia Laments Calendar Changes Ahead of the 2026 Australian GP

Dalam wawancaranya bersama GPOne, pembalap asal Spanyol itu menyoroti nasib para debutan dan talenta belia seperti Pedro Acosta dan Fermin Aldeguer yang harus menghadapi jadwal melelahkan di usia yang masih sangat muda. Menurutnya, pihak penyelenggara harus lebih bijak merancang regulasi agar tidak merusak karier fisik mereka akibat cedera beruntun yang kerap lahir dari intensitas balapan pendek yang agresif.

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan bahwa fokus utama seharusnya diarahkan pada upaya menciptakan legenda balap berjangka panjang, bukan sekadar pahlawan instan yang cepat meredup akibat kelelahan dan cedera. Dengan memangkas jumlah balapan sprint menjadi sekitar enam atau tujuh kali dalam semusim, dunia balap roda dua dinilai akan jauh lebih berkelanjutan bagi kesehatan mental maupun fisik seluruh kontestan.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU