SPONSORED

Duerksen Menangi Feature Race F2 Monza, Sapu Bersih Akhir Pekan

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Duerksen Menangi Feature Race F2 Monza, Sapu Bersih Akhir Pekan
TO NEWS OVERVIEW
Duerksen Menangi Feature Race F2 Monza, Sapu Bersih Akhir Pekan

Joshua Duerksen sukses meraih kemenangan ganda di Sirkuit Monza setelah memenangi feature race Formula 2 dengan strategi pit stop lebih awal. Pembalap asal Paraguay itu mengungguli rekan setimnya di Invicta, Rafael Camara, yang harus puas finis kedua. Kemenangan ini melengkapi akhir pekan yang sempurna setelah sebelumnya ia juga memenangi sprint race yang memakai grid terbalik.

Duerksen menjadi pembalap kelima di era F2 modern yang mampu memenangi dua balapan di akhir pekan yang sama. Pencapaian ini makin spesial karena terjadi di sirkuit bersejarah seperti Monza. "Sungguh luar biasa, seperti mimpi. Monza selalu punya tempat spesial di hati saya," ujarnya usai balapan.

Start balapan berlangsung dramatis. Duerksen yang memulai dari posisi terdepan bersama Camara berhasil mempertahankan posisinya di tikungan pertama. Keduanya sempat bertukar posisi di lap-lap awal sebelum Duerksen memutuskan untuk masuk pit lebih dulu. Ia merasa ban supersoft mulai menurun performanya dan menggantinya dengan ban soft yang lebih awet.

Duerksen Menangi Sprint Race F2 Monza dari Posisi Ketujuh
Baca JugaDuerksen Menangi Sprint Race F2 Monza dari Posisi Ketujuh

Camara yang masuk pit dua lap kemudian kehilangan waktu lebih dari dua detik dan harus berjuang mengembalikan suhu ban. Ia juga harus meladeni tekanan dari Alex Dunne dari Rodin Motorsport. Namun, dengan keunggulan posisi di trek, Duerksen bisa memimpin jalannya balapan.

ADVERTISEMENT

Memasuki 10 lap terakhir, Camara mulai mendekat. Namun, kemunculan safety car untuk mengevakuasi mobil Colton Herta yang terjebak di gravel Parabolica sempat mengubah keadaan. AIX Racing yang memimpin justru memanfaatkan momen itu untuk pit dan menyerahkan posisi terdepan kepada duo Invicta.

Setelah restart, Camara mendapat tekanan dari Dunne yang kemudian melakukan kesalahan hingga memudahkan Noel Leon naik ke posisi ketiga. Di belakang, persaingan sengit terjadi antara pemimpin klasemen Nikola Tsolov dan Martinius Stenshorne yang nyaris bersenggolan.

Pada lap terakhir, Camara mencoba segala cara dengan DRS, tetapi Duerksen tetap tenang dan finis dengan selisih tipis 0,424 detik. "Saya benar-benar berusaha mendekat dan mencoba menyalip, tapi tidak ada celah di lap terakhir," kata Camara. Ia tetap menganggap hasil ini bagus untuk perebutan gelar dan merasa percaya diri menuju seri Madrid.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU