MotoGP, Sportrik Media - Diogo Moreira bersama LCR Honda mengakui bahwa tuntutan MotoGP 2026 jauh melampaui ekspektasi awalnya, meski memulai musim debut dengan raihan poin konsisten di tiga seri pembuka.
Pembalap asal Brasil berusia 21 tahun tersebut mencatat finis posisi ke-13 di Buriram, Goiania, dan COTA, menunjukkan adaptasi awal yang stabil di kelas premier. Namun, transisi dari Moto2 ke MotoGP disebutnya sebagai lonjakan ekstrem, terutama dari sisi kecepatan, beban fisik, serta intensitas balapan yang jauh lebih tinggi.
“MotoGP adalah dunia yang berbeda, tidak bisa dibandingkan dengan olahraga lain,” ujar Moreira kepada MotoGP.com.

“Pertama kali saya mengendarai motor MotoGP, pikiran dan tubuh saya tidak siap dengan kecepatannya.”

Ia menyoroti kecepatan puncak yang mencapai lebih dari 340 km/jam sebagai salah satu faktor utama yang menuntut kesiapan mental dan refleks tinggi. Selain itu, konsistensi lap time dalam kondisi tekanan maksimal juga menjadi tantangan yang tidak ditemui di kelas sebelumnya.
“Kami harus selalu mendorong. Ketika terjatuh, kami harus segera melupakan dan mencoba lagi. Saya rasa kami harus sedikit ‘gila’ untuk melakukan ini,” tambahnya.
Perjalanan Moreira menuju MotoGP dimulai sejak usia muda, ketika ia pindah dari Brasil ke Eropa bersama ayahnya demi mengejar karier balap. Keputusan tersebut menjadi fondasi penting dalam pengembangan kariernya, memungkinkan dirinya berlatih dan berkompetisi di lingkungan yang sama dengan para pembalap elite dunia.
“Lebih dari sekadar bakat, Anda membutuhkan passion yang besar untuk olahraga ini,” jelas Moreira.
“Datang ke Eropa dan berlatih bersama para pembalap MotoGP sangat membantu perkembangan saya.”
Saat ini, Moreira menempati posisi ke-16 klasemen sementara MotoGP 2026, unggul delapan poin dari rival sesama rookie Toprak Razgatlioglu dari Pramac Yamaha. Persaingan rookie menjadi salah satu sorotan awal musim, terutama dalam konteks adaptasi terhadap motor dan strategi balapan.
Dengan seri Eropa pertama di Jerez yang semakin dekat, performa Moreira akan menjadi indikator penting dalam menilai progres adaptasinya. Konsistensi awal yang ditunjukkan membuka peluang untuk peningkatan lebih lanjut seiring pemahaman teknis dan fisik terhadap motor MotoGP yang semakin berkembang.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!