SPONSORED

Damon Hill: Lewis Hamilton Akan Menang di Apa pun yang Dia Lakukan

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Damon Hill: Lewis Hamilton Akan Menang di Apa pun yang Dia Lakukan TO NEWS OVERVIEW
Lewis Hamilton has had a much stronger season in 2026 at Ferrari compared to last year © XPB Images

Juara dunia Formula 1 1996, Damon Hill, memberikan pujian tinggi kepada Lewis Hamilton atas kebangkitan drastis performanya bersama Ferrari pada musim 2025. Setelah musim debut yang sulit, Hamilton kini duduk di posisi kedua klasemen pembalap menjelang jeda musim panas.

Hamilton memulai kariernya di Ferrari dengan buruk pada 2025, kesulitan meraih hasil konsisten dan gagal naik podium sepanjang musim. Ia mengakhiri musim di posisi keenam, tertinggal 96 poin dari rekan setimnya, Charles Leclerc.

Namun, pada musim ini, pembalap berusia 41 tahun itu menunjukkan perubahan total. Kemenangan dominan di Barcelona dan empat podium lainnya membawanya bersaing di papan atas. Hill menilai Hamilton menggunakan pengaruhnya untuk membantu Ferrari kembali ke jalur kemenangan.

Alex Albon Soroti Masalah Kronis Williams, James Vowles Beri Respons Tegas
Baca JugaAlex Albon Soroti Masalah Kronis Williams, James Vowles Beri Respons Tegas

"Krim selalu naik ke atas, bukan?" kata Hill kepada F1.com. "Dia akan menang di apa pun yang dia lakukan. Saya rasa tidak mudah baginya untuk mundur. Dia bekerja keras selama musim dingin, jelas, dan dia bekerja pada bagaimana dia ingin Ferrari untuk dirinya."

ADVERTISEMENT

"Mereka menandatanganinya, mereka membayar banyak uang untuk memilikinya, jadi dia berkata, 'Oke, saya tidak akan hanya duduk di sini dan melakukan apa yang Anda lakukan.' 'Saya akan memberi tahu Anda apa yang saya lakukan, dan Anda akan membuatnya cocok untuk saya.' Kekuatan yang dia miliki, reputasi yang dia miliki, dia gunakan untuk melindungi dirinya. Dia benar melakukan itu," tambah Hill.

Meski tampil lebih nyaman di lintasan, Hamilton mengalami hasil mengecewakan dalam dua putaran terakhir sebelum jeda. Ia menerima empat penalti dalam tiga akhir pekan balapan, termasuk dua di Grand Prix Hungaria. Penalti lima detik juga diberikan karena start palsu di Silverstone dan karena menyebabkan tabrakan dengan George Russell di Spa.

Hamilton mengakui penalti tersebut akibat kesalahannya sendiri. "Saya harus menerima bahwa saya membuat kesalahan dalam tiga balapan terakhir yang membuat saya kehilangan banyak poin. Saya hanya perlu meluangkan waktu untuk merenung dan membereskan pikiran saya agar bisa kembali lebih kuat," ujarnya setelah GP Hungaria.

ADVERTISEMENT

Dilansir dari Crash.net, performa Hamilton musim ini menunjukkan bahwa ia masih mampu bersaing di level tertinggi, meski menghadapi tantangan konsistensi.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU