MISANO – Ketegangan di garasi Aprilia Racing memuncak menjelang balapan utama MotoGP San Marino 2026. Duel sengit antara Jorge Martin dan Marco Bezzecchi bukan sekadar pertarungan di lintasan, melainkan perang status yang mengancam stabilitas tim.
Bezzecchi, yang dijuluki 'Anak Emas' Italia, sukses merebut pole position di Sirkuit Misano, membuktikan kecepatan murninya. Namun, Martin datang sebagai pemimpin klasemen dengan 263 poin, unggul 22 angka dari Bezzecchi di posisi ketiga (241 poin).

Sinyal perang saudara sudah terlihat sejak Sprint Race. Bezzecchi finis kedua, menolak memberi jalan untuk Martin yang finis ketiga. Ia ingin membuktikan dirinya adalah bos di tim Noale, sementara Martin, dengan mental juara, tak akan tinggal diam.

Jika kedua pembalap Aprilia RS-GP ini kembali terlibat duel agresif di balapan utama, Aprilia bisa menuai petaka. Konflik internal ini menjadi berkah bagi Marc Marquez, yang kini hanya terpaut 14 poin dari puncak klasemen. Tanpa beban konflik, Marquez siap memanfaatkan setiap celah untuk mencuri kemenangan di Misano.
Balapan utama Minggu nanti akan menjadi ujian berat bagi manajemen Aprilia. Mampukah mereka meredam ego kedua pembalap, atau justru menjadi penonton saat Marquez melesat ke depan?



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!