Marc Marquez mengejutkan paddock MotoGP dengan keputusan dadakan beralih ke ban belakang medium Michelin, yang terbukti menjadi kunci kemenangannya di sprint Grand Prix San Marino. Sementara 15 dari 21 pembalap memilih kompon soft, Marquez justru mengambil risiko berbeda dan menuai hasil manis.
Strategi ini membuatnya berselisih dengan polesitter Marco Bezzecchi, yang tetap setia pada ban soft bahkan ketika rekan setimnya di Aprilia, Jorge Martin, beralih ke medium. Secara teori, ban soft seharusnya memberi Bezzecchi keunggulan saat start, namun Marquez yang tampil gemilang dari posisi kedua grid, mengulangi manuver suksesnya di Tikungan 1 seperti pada sprint Aragon.
Pembalap pabrikan Ducati itu langsung membangun keunggulan lebih dari satu detik dalam lima lap pembuka. Meski Bezzecchi sempat mendekat di akhir balapan, Marquez mampu kembali menjauh dan mengamankan kemenangan sprint keenamnya musim ini.

Usai balapan, Marquez mengungkapkan bahwa ia mengganti kompon ban di grid start setelah menyimpulkan bahwa kemenangan akan sulit diraih jika tetap menggunakan soft. "Saya yakin cara kerja dengan soft adalah yang benar untuk sprint. Tapi kemudian, langkah demi langkah, saya memahami dan kami menganalisis dengan Ducati bahwa kedua ban sangat setara," jelasnya.
"Dengan kedua ban itu mungkin finis di podium. Tapi umpan balik, data, dan semua hal memberi saya ide untuk memilih medium. Saya tahu dengan soft saya bisa finis kedua atau ketiga. Dan dengan medium saya bisa finis kedua, ketiga, atau meraih kemenangan. Jadi itu memberi dorongan ekstra untuk bertarung dengan Bezzecchi," tambah Marquez.
Ditanya mengapa ia merasa tidak bisa menang dengan ban soft, Marquez menyebut itu pilihan berisiko setelah saudaranya, Alex Marquez, dan Fabio di Giannantonio terjatuh di kualifikasi. "Itu bukan tidak mungkin, tapi lebih berisiko, dan dengan medium saya bisa mengelola lebih baik. Itu tergantung motor dan gaya berkendara. Tapi dengan soft pagi ini, kami punya masalah. Saya melihat itu agak berisiko. Seperti yang Anda lihat di kualifikasi, banyak pembalap Ducati jatuh dengan cara yang sama. Jadi dengan medium, saya percaya masalahnya lebih baik untuk pengalaman yang saya miliki dengan Ducati," paparnya.
Marquez juga yakin Bezzecchi kehilangan peluang menang karena tetap menggunakan ban soft. Menurutnya, pembalap Aprilia itu akan memberikan perlawanan lebih ketat jika mengikuti strategi yang sama. "Balapan ditentukan oleh ban belakang itu. Saya keluar percaya diri dengan ban medium, dan terkadang itu membuat perbedaan," tutupnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!