SPONSORED

Ducati Pertimbangkan Team Order, Bagnaia Terpuruk di Misano

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Ducati Pertimbangkan Team Order, Bagnaia Terpuruk di Misano
TO NEWS OVERVIEW
Bagnaia © Michelin 2026

Kemenangan Marc Marquez dalam Sprint Race MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano telah menciptakan dinamika baru di garasi Ducati Lenovo Team. Pembalap Spanyol itu kini hanya terpaut 14 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin, sementara rekan setimnya, Francesco Bagnaia, terpuruk di posisi kedelapan dengan selisih 120 poin. Situasi ini memaksa Ducati untuk mempertimbangkan langkah strategis guna mengamankan peluang juara dunia.

Bagnaia, yang merupakan juara dunia bertahan, mengalami musim yang sulit. Performa inkonsisten dan sejumlah insiden membuatnya tertinggal jauh. Secara matematis, peluangnya untuk mempertahankan gelar semakin menipis. Ducati pun dihadapkan pada pilihan sulit: memberikan dukungan penuh kepada Marquez atau membiarkan kedua pembalap bersaing bebas.

Bagnaia
Bagnaia © Michelin 2026

Marquez, yang kini menjadi tumpuan utama Ducati, tampil impresif dengan Desmosedici GP26. Kemenangan di Sprint Race Misano menjadi bukti bahwa ia masih memiliki kecepatan dan konsistensi untuk bersaing di papan atas. Ducati diperkirakan akan mengalihkan fokus pengembangan motor dan strategi balap untuk mendukung Marquez dalam perburuan gelar.

Pedro Acosta Sesali Duel “Bodoh” dengan Aldeguer di Sprint MotoGP Misano
Baca JugaPedro Acosta Sesali Duel “Bodoh” dengan Aldeguer di Sprint MotoGP Misano

Di sisi lain, Aprilia Racing dengan duet Jorge Martin dan Marco Bezzecchi terus menunjukkan dominasi. Martin memimpin klasemen, sementara Bezzecchi juga tampil kompetitif. Ducati menyadari bahwa untuk membendung laju Aprilia, mereka perlu memaksimalkan potensi Marquez. Team order menjadi salah satu opsi yang mungkin diambil, meskipun hal ini berisiko memengaruhi moral Bagnaia dan dinamika internal tim.

ADVERTISEMENT

Balapan utama hari Minggu akan menjadi momen krusial. Jika Ducati memutuskan untuk memberlakukan team order, Bagnaia mungkin diminta untuk membantu Marquez. Namun, jika dibiarkan bersaing bebas, risiko kehilangan poin berharga bisa terjadi. Keputusan ini akan sangat bergantung pada hasil balapan dan posisi kedua pembalap di lintasan.

Yang jelas, tekanan kini ada di pundak manajemen Ducati. Mereka harus bergerak cepat dan tepat untuk mengamankan gelar juara dunia. Marquez telah menunjukkan bahwa ia adalah 'anak emas' baru Borgo Panigale, dan sudah sepantasnya Ducati memberikan dukungan penuh kepadanya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU