Formula 1, Sportrik Media - Carlos Sainz mengungkap bahwa ia telah merasakan potensi kesulitan Williams bahkan sebelum dimulainya musim Formula 1 2026, seiring penerapan regulasi teknis baru yang signifikan.
Perubahan besar pada unit daya dan aerodinamika musim ini menjadi peluang bagi banyak tim untuk meningkatkan posisi kompetitif. Williams sendiri menargetkan lonjakan performa setelah finis di posisi kelima klasemen konstruktor musim lalu, namun realitas di awal musim justru menunjukkan tantangan yang lebih besar dari perkiraan.
Tim asal Inggris tersebut melewatkan sesi shakedown pembuka dan saat ini masih beroperasi dengan mobil yang kelebihan berat, yang berdampak langsung pada performa di lintasan. Kondisi ini membuat Williams tertinggal dalam persaingan awal musim dibandingkan rival langsung.

Carlos Sainz mengakui bahwa skala kesulitan yang dihadapi tim menjadi kejutan, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi seluruh struktur tim, termasuk prinsipal James Vowles dan rekan setimnya Alex Albon.
“Ini jelas menjadi kejutan bagi saya, bagi tim, bagi James, bagi Alex, dan semua engineer,” ujar Sainz.
“Bukan rahasia bahwa situasinya sulit. Saya sudah mulai merasakan tanda-tandanya sejak Desember atau Januari.”
Ia menjelaskan bahwa indikasi awal muncul dari keterlambatan dalam proses pengembangan, termasuk ketidaksiapan menghadapi tes pertama musim ini. Selain itu, data awal terkait bobot mobil juga menjadi sinyal bahwa performa awal musim kemungkinan tidak akan kompetitif.
“Saya mulai mempersiapkan diri menghadapi situasi sulit karena kami sudah mulai membicarakan keterlambatan, tidak siap untuk tes pertama,” lanjutnya.
“Saya juga mendengar angka bobot mobil yang terlalu tinggi, dan saya langsung merasa ini bukan awal yang menjanjikan.”
Kondisi overweight pada mobil menjadi salah satu faktor teknis krusial, karena berdampak pada akselerasi, degradasi ban, dan efisiensi keseluruhan performa. Dalam era regulasi baru yang sangat sensitif terhadap detail teknis, kekurangan tersebut dapat memperlebar gap terhadap tim papan tengah lainnya.
Dengan musim yang masih panjang, Williams dihadapkan pada kebutuhan untuk mempercepat pengembangan dan mengatasi masalah mendasar dalam waktu singkat. Perkembangan dalam beberapa putaran ke depan akan menjadi indikator penting apakah tim mampu keluar dari tekanan awal dan kembali bersaing di papan tengah Formula 1 2026.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!