Pedro de la Rosa, Ambassador Aston Martin di Formula 1, percaya bahwa keterbukaan tentang kesulitan tim di musim 2026 telah membantu mereka 'berselancar' di atas gelombang tantangan. Mantan pembalap Arrows, Jaguar, dan McLaren itu berbicara eksklusif dengan Motorsport Week, mengungkap bagaimana kejujuran menjadi fondasi untuk bangkit.
Musim 2026 memang berat bagi Aston Martin. Ekspektasi langsung menurun setelah tes pramusim di Bahrain, ketika masalah pada AMR26 terkuak. Mobil yang berbasis di Silverstone itu kesulitan, terutama dengan mesin Honda yang kurang bertenaga. Namun, kerja keras tim dan perbaikan mesin dari Honda perlahan membuahkan hasil. Waktu putaran membaik, dan meski masih tertinggal di belakang, paket mobil sekarang jauh lebih kuat dari awal musim.
De la Rosa mengakui bahwa menjaga moral tim bukanlah hal mudah. "Ini tidak mudah," ujarnya. "Sangat mudah ketika Anda hanya membawa kabar baik, ketika tim tampil baik, ketika Anda berjuang untuk kemenangan. Tapi sangat sulit ketika keadaan sebaliknya." Ia menambahkan bahwa musim ini sangat berat karena hasil tidak sesuai harapan. "Kami tidak menyangka akan berada sejauh ini di belakang. Jadi, menyampaikan pesan positif sangat sulit, terutama jika Anda tidak bekerja di dalam organisasi."

Menurut de la Rosa, sikap jujur Lance Stroll saat tes Bahrain adalah pendekatan yang tepat. "Menjelaskan kepada dunia luar bahwa kami tahu apa yang terjadi dan mereka harus tetap tenang sangatlah sulit. Saya ada di sana! Tapi akan jauh lebih sulit jika Anda tidak yakin bisa membalikkan keadaan," jelasnya. "Dengan cara tertentu, kami telah berselancar dengan baik, dengan sepenuhnya jujur, sangat transparan, menjelaskan sejak tes pertama di Bahrain."
Ia mengingat kembali saat Stroll dengan blak-blakan mengatakan bahwa tim tertinggal jauh dalam hal mesin, sasis, dan segalanya. "Dia sangat terus terang. Tapi saya pikir itulah satu-satunya cara untuk maju," tegas de la Rosa. "Menjelaskan tantangan kami ke depan. Itu tidak akan mudah. Kami mengambil langkah untuk kembali lebih kuat. Tidak sekuat yang kami inginkan, tapi lebih kuat. Dan kami masih bekerja untuk itu."
Pendekatan transparan ini tampaknya mulai membuahkan hasil. Aston Martin perlahan menunjukkan peningkatan, meski masih jauh dari posisi yang diinginkan. Dengan kerja sama tim dan Honda, mereka berharap bisa terus memperbaiki performa. De la Rosa menekankan bahwa kejujuran adalah kunci untuk terus maju. "Itu satu-satunya cara untuk meningkatkan diri," pungkasnya.
Ke depan, Aston Martin akan terus berjuang di lintasan. Dengan semangat dan keterbukaan, mereka yakin bisa melewati masa sulit ini. Para penggemar pun berharap tim kebanggaan mereka bisa kembali bersaing di papan atas. Pedro de la Rosa dan seluruh tim akan terus bekerja keras untuk mewujudkannya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!