WRC, Sportrik Media - Jon Armstrong dan Josh McErlean harus mengakhiri Rally Monte Carlo 2026 lebih awal pada etape kedua terakhir, hasil yang sekaligus memutus rekor 24 tahun M-Sport dalam perolehan poin manufaktur di Kejuaraan Reli Dunia FIA (WRC).
Terakhir kali skuad Ford gagal mencetak satu pun poin manufaktur terjadi pada Rally GB 2001. Saat itu, Colin McRae dan Carlos Sainz mengalami kecelakaan, sementara Mark Higgins ditarik dari reli. Sejak momen tersebut, M-Sport selalu berhasil membawa pulang poin—hingga Monte Carlo 2026 menghentikan catatan panjang itu.
Bagi McErlean, Monte Carlo sudah berjalan sulit sejak awal. Pereli Irlandia itu sempat terhenti pada leg Kamis dan Jumat, sebelum akhirnya kembali turun lintasan. Namun, pada Minggu, masalah kembali muncul ketika ia mengalami understeer di salah satu tikungan terakhir SS16 dan menghantam pembatas Armco. Benturan keras tersebut merusak total sudut kiri depan mobil Ford Puma Rally1, membuatnya tak dapat melanjutkan reli meski berhasil mencapai akhir etape.
“Kami terjebak di lumpur salju dan mobil langsung understeer ke Armco,” ujar McErlean.
“Saya minta maaf kepada seluruh tim. Ini benar-benar akhir pekan yang buruk.”
Nasib Armstrong sebenarnya jauh lebih menjanjikan sebelum kecelakaan terjadi. Pada Kamis malam, ia mencatat waktu tercepat ketiga di salah satu etape awal, yang sempat membawanya naik hingga posisi ketiga secara keseluruhan. Setelah itu, Armstrong mengadopsi pendekatan lebih konservatif dan stabil di posisi keenam, sebelum reli berakhir secara tiba-tiba di etape yang sama dengan McErlean, hanya beberapa kilometer setelah start.
Hasil ini menjadi pukulan besar bagi M-Sport, yang berharap memanfaatkan Monte Carlo sebagai fondasi awal musim WRC 2026. Kehilangan dua mobil pada tahap krusial tidak hanya menggagalkan peluang poin manufaktur, tetapi juga menyoroti tipisnya margin kesalahan pada reli pembuka dengan kondisi musim dingin ekstrem.
Sementara itu, Grégoire Munster juga gagal mencapai finis setelah Ford Puma Rally1 miliknya mengalami masalah teknis di liaison pada Minggu. Namun, Munster tidak terdaftar untuk poin manufaktur, sehingga pengunduran dirinya tidak memengaruhi perhitungan resmi klasemen tim.
Dengan Monte Carlo sebagai seri pembuka, hasil tanpa poin ini langsung berdampak signifikan terhadap posisi awal M-Sport di klasemen manufaktur WRC 2026. Tekanan kini meningkat menjelang seri berikutnya, di mana konsistensi dan penyelesaian reli akan menjadi prioritas utama untuk menghindari ketertinggalan lebih jauh dari rival pabrikan.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!