Lewis Hamilton, tujuh kali juara dunia F1, tampak terpuruk di musim 2025 dengan hanya 71 poin di posisi 6 klasemen. Performa menurun ini, terlihat jelas di F1 GP Spanyol 2025 dengan finis P6, memicu spekulasi: apa yang mengganggu fokus sang legenda? Dengan McLaren dan Red Bull mendominasi, akankah Hamilton bangkit atau terus tenggelam? Jawabannya menentukan warisan kariernya!
Klasemen 2025 menunjukkan Hamilton tertinggal jauh di posisi 6 dengan 71 poin, jauh di bawah Oscar Piastri (186 poin) dan Lando Norris (176 poin). Di F1 GP Spanyol, start P4 gagal dimanfaatkan, kalah dari George Russell yang mengumpulkan 111 poin. “Kami kehilangan grip di trek ini,” ujar Hamilton, dikutip dari situs resmi Formula 1. Inkonsistensi ini memicu kekhawatiran di kalangan penggemar.

Tekanan Internal di Ferrari dan Mercedes
Transisi Hamilton ke Ferrari pada 2025 diharapkan membawa kebangkitan, namun mobil SF-25 belum kompetitif. Sebelumnya di Mercedes, ia bergulat dengan W16 yang kalah cepat dari McLaren. Rivalitas dengan Charles Leclerc, yang mengumpulkan 94 poin, menambah beban. “Mobil ini sulit dikendalikan di tikungan cepat,” kata Hamilton, menurut Formula 1. Apakah tim atau strategi yang bermasalah?
Spekulasi masa depan Hamilton terus mengganggu. Kontraknya dengan Ferrari berakhir 2026, dan rumor pensiun atau proyek di Hollywood semakin kencang. Aktivitas mode dan filantropi, meski mulia, diduga membagi konsentrasinya. “Fokus Hamilton tampak terpecah,” tulis analis F1 di Formula 1. Apakah ambisi di luar lintasan mengorbankan kariernya di trek?
Dengan 71 poin, Hamilton masih punya waktu bangkit di F1 GP Sardegna 2025, yang berlangsung pekan depan. Pengalaman dan mental juara menjadi modal utama. Namun, ia harus mengatasi kendala teknis dan tekanan internal. Akankah sang legenda kembali ke performa puncak atau terus terpuruk? Ini ujian besar bagi kariernya!
Jangan lewatkan drama F1 2025! Dari performa Hamilton hingga update klasemen, pantau semua aksi hanya di SPORTRIK.
F1 GP Spanyol 2025 menegaskan Hamilton sedang dalam masa sulit dengan 71 poin. Tekanan tim, spekulasi, dan gangguan eksternal menguji fokusnya. Namun, seorang juara sejati tak mudah menyerah. Ikuti SPORTRIK untuk melihat apakah Hamilton akan menulis comeback epik di Sardegna atau justru menutup babak kariernya dengan nada kelam!
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
100 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
80 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
63 |
|
4
|
|
Lando Norris
McLaren
|
51 |
|
5
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
49 |
|
6
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
43 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
26 |
|
8
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
16 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
10 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Baca Juga
Daniel Ricciardo mengaku baru menyadari betapa ekstrem jadwal hidup pembalap Formula 1 setelah meninggalkan grid F1 pada akhir 2024.
Fans Formula 1 menilai George Russell harus lebih agresif menghadapi Kimi Antonelli setelah pembalap muda Mercedes memimpin klasemen F1 2026.
Helmut Marko mengungkap Christian Horner sempat menolak promosi Max Verstappen ke Red Bull pada awal musim Formula 1 2016.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!