MotoGP, Sportrik Media – Musim MotoGP 2026 akan membuka babak baru dalam sejarah balap motor dunia ketika 15 dari 22 pembalap penuh waktu di grid terbukti pernah menjadi juara dunia di berbagai kelas, menjadikannya grid paling “bermahkota” sejak kejuaraan dunia dimulai pada 1949.
Grand Prix pembuka yang digelar di Buriram, Thailand, pada 1 Maret 2026 akan mempertemukan generasi pembalap dengan total 32 gelar dunia di antara mereka. Angka ini melampaui rekor era 500cc maupun era MotoGP modern, di mana jumlah juara yang turun bersama-sama dalam satu balapan belum pernah mencapai 15.
Pusat dari konstelasi ini tetap Marc Marquez, yang datang sebagai pemegang sembilan gelar dunia (tujuh di kelas utama). Di belakangnya, Francesco Bagnaia membawa tiga gelar, sementara pendatang baru kelas utama Toprak Razgatlioglu memperkaya grid dengan tiga gelar WorldSBK.
Namun yang membuat 2026 benar-benar istimewa bukan hanya jumlah mahkota, melainkan keragaman latar juara—dari Moto3, Moto2, MotoGP, hingga WorldSBK—yang kini bertemu dalam satu arena.

Mengapa 2026 menjadi titik puncak?
Pada puncak sebelumnya (2022), grid MotoGP “hanya” diisi 14 juara. Tiga musim terakhir bertahan di angka 13 meski ada pembalap pengganti berstatus juara. Tahun 2026 berbeda karena komposisi tetap grid telah melampaui batas itu—tanpa perlu mengandalkan wildcard atau pengganti.
Kehadiran juara dari kelas menengah seperti Pedro Acosta, Ai Ogura, dan Diogo Moreira memperkaya kepadatan kualitas, sementara para pemenang kelas utama seperti Joan Mir, Fabio Quartararo, dan Jorge Martin menjaga standar elit di puncak.
Peta kekuatan: bukan hanya Marquez vs Bagnaia
Meski Marquez dan Bagnaia masih menjadi poros persaingan, Toprak Razgatlioglu membawa dinamika baru. Adaptasi gaya WorldSBK-nya ke MotoGP akan menjadi salah satu narasi teknis paling menarik 2026—terutama pada fase pengereman keras dan traksi keluar tikungan.
Sementara itu, nama-nama seperti Johann Zarco, Alex Marquez, Franco Morbidelli, Enea Bastianini, Maverick Vinales, dan Brad Binder memastikan bahwa setiap posisi 10 besar akan diperebutkan oleh pembalap bermental juara.
Daftar Juara Dunia di Grid MotoGP 2026
| Pembalap | Total Gelar | MotoGP | Moto2 | Moto3 / 125cc | WorldSBK |
|---|---|---|---|---|---|
| Marc Marquez | 9 | 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019, 2025 | 2012 | 2010 | – |
| Francesco Bagnaia | 3 | 2022, 2023 | 2018 | – | – |
| Jorge Martin | 2 | 2024 | – | 2018 | – |
| Joan Mir | 2 | 2020 | – | 2017 | – |
| Fabio Quartararo | 1 | 2021 | – | – | – |
| Johann Zarco | 2 | – | 2015, 2016 | – | – |
| Alex Marquez | 2 | – | 2019 | 2014 | – |
| Pedro Acosta | 2 | – | 2023 | 2021 | – |
| Franco Morbidelli | 1 | – | 2017 | – | – |
| Enea Bastianini | 1 | – | 2020 | – | – |
| Ai Ogura | 1 | – | 2024 | – | – |
| Diogo Moreira | 1 | – | 2025 | – | – |
| Maverick Vinales | 1 | – | – | 2013 | – |
| Brad Binder | 1 | – | – | 2016 | – |
| Toprak Razgatlioglu | 3 | – | – | – | 2021, 2024, 2025 |
Dampak ke musim 2026
Dengan 15 juara di satu grid, error margin akan semakin kecil. Strategi, manajemen ban, dan kualifikasi menjadi lebih krusial karena setiap kesalahan berarti kehilangan posisi dari pembalap yang sudah terbukti bisa mengonversi peluang menjadi kemenangan.
Secara komersial, kepadatan bintang ini juga meningkatkan nilai siaran dan minat global setiap balapan berpotensi menghadirkan duel antarpemenang dunia. Bagi penggemar dan sponsor, ini adalah musim yang menjanjikan “super-race” hampir setiap akhir pekan.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!