MotoGP, Sportrik Media - Yamaha memutuskan membatasi akses pembalapnya kepada media setelah hasil mengecewakan pada pembuka MotoGP 2026 di Thailand, menyusul performa kurang kompetitif dari proyek V4 baru mereka.
Di Buriram, seluruh pembalap Yamaha finis di luar 10 besar, masing-masing di posisi ke-14, ke-15, ke-17, dan ke-18. Hasil tersebut menjadi salah satu awal musim terburuk Yamaha dalam era modern MotoGP dan menegaskan tantangan besar dalam transisi dari mesin Inline4 ke konfigurasi V4.
Sejak pramusim, Yamaha telah mengakui bahwa paruh pertama musim 2026 akan diperlakukan sebagai fase pengembangan lanjutan. Gangguan mekanis yang menghilangkan satu hari pengujian di Sepang serta frustrasi terbuka Fabio Quartararo saat tes Buriram menjadi indikasi jelas bahwa proyek V4 masih dalam tahap penyempurnaan.

Selama akhir pekan Grand Prix Thailand, umpan balik pembalap dinilai kurang optimistis, dengan Quartararo menyebut belum adanya arah pengembangan yang benar-benar jelas. Proyek baru tersebut juga terlihat mengalami kekurangan dalam kecepatan puncak, traksi ban belakang, serta kelincahan dibanding pendahulunya.
Sebagai respons, Yamaha memilih untuk tidak menurunkan pembalapnya ke sesi media pascabalapan pada Minggu sore, dan menunjuk Managing Director Yamaha Racing, Paolo Pavesio, untuk menyampaikan pernyataan resmi.
“Saat ini, saya rasa tepat bagi saya untuk menjelaskan di mana posisi kami sekarang,” ujar Pavesio.
“Kita melihat perbedaan yang memisahkan kami dari yang tercepat, dan ada gunung yang harus didaki. Ini tidak akan terjadi dalam semalam, tidak ada keajaiban. Setiap kali kami turun ke lintasan, kami menemukan hal-hal baru.”
Pavesio menegaskan bahwa situasi kompetitif saat ini merupakan bagian dari proses normal dalam proyek teknis baru, dan Yamaha menyadari bahwa pemulihan daya saing membutuhkan pendekatan bertahap serta konsistensi pengembangan.
Dengan kalender masih panjang, Yamaha menargetkan peningkatan progresif pada aspek traksi, pengelolaan ban, serta performa mesin. Seri berikutnya akan menjadi tolok ukur lanjutan untuk mengukur seberapa cepat proyek V4 mampu memperkecil jarak terhadap Aprilia, Ducati, dan KTM dalam fase awal MotoGP 2026.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
355 |
|
2
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
353 |
|
3
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
309 |
|
4
|
|
Ai Ogura
SuperFile Trackhouse MotoGP Team
|
259 |
|
5
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
258 |
|
6
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
245 |
|
7
|
|
Raul Fernandez
SuperFile Trackhouse MotoGP Team
|
236 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
172 |
|
9
|
|
Francesco Bagnaia
Ducati Lenovo Team
|
166 |
|
10
|
|
Fermin Aldeguer
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
125 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Ducati
|
481 |
|
2
|
|
Aprilia
|
478 |
|
3
|
|
KTM
|
300 |
|
4
|
|
Honda
|
161 |
|
5
|
|
Yamaha
|
90 |
Baca Juga
Simak analisis mendalam pujian Marc Marquez dan Jorge Martin jelang duel penentuan gelar juara dunia MotoGP di Phillip Island. Baca selengkapnya di sini!
Simak persiapan Marc Marquez jelang GP Australia di MotoGP 2026. Baca analisis mendalam mengenai latihan dan liburannya di sini.
Simak analisis lengkap mengapa Alex Marquez kesulitan ulangi performa terbaiknya di MotoGP 2026. Baca analisis mendalam dan update poin di sini!
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!