Thierry Neuville menorehkan momen emosional di Instagram Story-nya akhir pekan lalu. “Tes terakhir di mobil Rally1,” tulisnya, disertai emoji sedih. Pebalap Belgia itu baru saja menuntaskan sesi uji coba jelang Rally Sardinia, yang akan menjadi penampilan terakhir generasi Rally1 dalam Kejuaraan Dunia Reli (WRC).
Regulasi teknis WRC akan mengalami perubahan besar setelah musim ini. Mulai 2027, mobil Rally1 akan digantikan oleh mesin baru berbasis regulasi WRC27 yang menggunakan teknologi Rally2. Mobil Rally2 yang dilengkapi kit upgrade terpisah juga akan diizinkan berlaga di kelas utama. Konsekuensinya, performa mobil akan menurun signifikan dibandingkan era Rally1.
Bagi Neuville, Rally1 bukan sekadar mobil balap. Di atas Hyundai i20 N Rally1, ia meraih satu-satunya gelar juara dunia sepanjang kariernya pada 2024. Saat itu, mobil masih menggunakan unit hybrid yang memberikan tambahan tenaga. Namun, setelah musim 2024, unit hybrid dihapus, dan Rally1 kehilangan salah satu ciri khasnya.

Rally Sardinia dijadwalkan berlangsung pada 1–4 Oktober. Awalnya, musim 2026 direncanakan berakhir di Arab Saudi pada November, tetapi putaran tersebut dibatalkan karena situasi keamanan di Timur Tengah. Dengan demikian, Sardinia menjadi penutup musim sekaligus panggung perpisahan bagi Rally1.
Di Sardinia, perebutan gelar juara dunia akan melibatkan trio Toyota: Elfyn Evans, Sami Pajari, dan Oliver Solberg. Sementara Neuville saat ini berada di peringkat ketujuh klasemen WRC, jauh dari posisi yang ia harapkan. Meski begitu, ia tetap bersemangat menjalani balapan terakhir dengan mobil yang membawa namanya ke puncak.
Perubahan regulasi ini menandai era baru WRC. Mobil WRC27 yang berbasis Rally2 diprediksi lebih lambat, tetapi diharapkan mampu menekan biaya dan membuka peluang bagi lebih banyak tim. Namun, bagi para penggemar dan pebalap, kehilangan Rally1 berarti kehilangan salah satu simbol kecepatan ekstrem dalam reli dunia.
Neuville tidak sendirian dalam merasakan kesedihan ini. Banyak pihak di paddock menganggap Rally1 sebagai puncak evolusi mobil reli. Dengan hilangnya hybrid dan peralihan ke basis Rally2, WRC akan memasuki babak yang berbeda, di mana efisiensi dan kompetisi ketat lebih diutamakan daripada sekadar kekuatan mentah.
Hingga saat ini, Neuville belum memberikan pernyataan resmi terkait masa depannya. Namun, momen “tes terakhir” itu menjadi pengingat bahwa setiap era pasti berakhir. Sardinia akan menjadi saksi bagaimana Neuville dan para rivalnya mengucapkan selamat tinggal pada Rally1, sebelum melangkah ke masa depan yang belum pasti.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!