Formula 1, Sportrik Media - Max Verstappen dari Oracle Red Bull Racing memecahkan rekor lap tercepat F1 berdasarkan kecepatan rata-rata. Ia meraih pole position di Grand Prix Italia 2025 di Monza dengan waktu 1m18.792s, mengalahkan rekor Lewis Hamilton dari 2020. Selain itu, Verstappen bercanda ia akan lebih cepat dengan Mercedes W11 2020. Artikel ini mengulas prestasi dan candaannya pada 6 September 2025.
Rekor Bersejarah Verstappen
Verstappen mencatatkan kecepatan rata-rata 264,682 km/jam, melampaui rekor Hamilton sebesar 264,363 km/jam. “Aspal baru dan kerb berbeda membuat lintasan lebih cepat,” ujar Verstappen. Ia menambahkan dengan canda, “Jika saya pakai Mercedes 2020, mungkin lebih kencang!” Oleh karena itu, ia mengungguli Lando Norris dan Oscar Piastri dari McLaren F1 Team. Sementara itu, Red Bull Pit Crew dan insinyur Adrian Newey memastikan performa RB21 optimal.
Persaingan di Kualifikasi
Verstappen mengalahkan Norris dengan selisih 0,077 detik, sementara Piastri finis ketiga. Charles Leclerc dari Scuderia Ferrari di P4, diikuti George Russell dari Mercedes AMG Petronas F1 Team di bawah Toto Wolff. Sebagai contoh, Gabriel Bortoleto dari Stake F1 Team Kick Sauber tampil impresif di P8. Namun, Hamilton terkena penalti, start dari P10.

Peningkatan dari Tahun Lalu
Tahun lalu, Verstappen hanya finis P7 di Monza. Kini, ia memuji perubahan pada RB21. “Mobil lebih stabil, tikungan lebih mudah,” katanya. Akibatnya, ia mampu memanfaatkan slipstream di Q2 dan kemajuan di Q3. Selain itu, pengalaman dari RB20 2024 membantu tim memperbaiki aerodinamika. Oleh karena itu, Verstappen berada di posisi kuat untuk balapan.
Prospek Balapan
Balapan pada 7 September 2025 akan kompetitif. Verstappen, start dari pole, menjadi favorit. Namun, McLaren dan Ferrari berpeluang menekan dengan strategi ban. Misalnya, Leclerc didukung tifosi. Tim seperti BWT Alpine F1 Team dan MoneyGram Haas F1 Team bisa membuat kejutan. Oleh karena itu, Sportrik memprediksi manajemen ban dan pit stop akan menentukan hasil di “Temple of Speed.”
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Kimi Antonelli
Mercedes
|
219 |
|
2
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
169 |
|
3
|
|
George Russell
Mercedes
|
160 |
|
4
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
138 |
|
5
|
|
Lando Norris
McLaren
|
128 |
|
6
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
109 |
|
7
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
92 |
|
8
|
|
Isack Hadjar
Red Bull
|
68 |
|
9
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
43 |
|
10
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
42 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
379 |
|
2
|
|
Ferrari
|
307 |
|
3
|
|
McLaren
|
220 |
|
4
|
|
Red Bull
|
177 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
66 |
|
6
|
|
Alpine F1 Team
|
61 |
|
7
|
|
Haas F1 Team
|
21 |
|
8
|
|
Audi
|
12 |
|
9
|
|
Williams
|
11 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
1 |
Baca Juga
Cadillac Racing memecat Team Principal Graeme Lowdon setelah gagal mencetak poin di 11 balapan F1 2026. Marcin Budkowski ditunjuk sebagai pengganti.
Cadillac memecat Graeme Lowdon dan menunjuk Marcin Budkowski sebagai team principal. CEO Dan Towriss ungkap alasan di balik perubahan mendadak ini.
Liam Lawson mengungkapkan bahwa balapan yang gagal seperti Miami dan Spa justru menjadi pelajaran terbaik baginya dan Racing Bulls di musim F1 2026.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!