Alex Marquez memberikan respons terhadap pujian dari Francesco Bagnaia setelah kemenangannya di MotoGP Jerez 2026, dalam konteks evaluasi teknis Ducati yang terus berlangsung pasca balapan.
Kemenangan Alex di Jerez menjadi titik balik penting bagi Ducati, sekaligus referensi performa bagi tim pabrikan yang tengah mencari solusi atas beberapa kelemahan pada GP26. Bagnaia sendiri kembali ke lintasan dalam tes hari Senin setelah gagal finis akibat masalah teknis, dengan fokus utama pada pengembangan aerodinamika dan sistem elektronik, khususnya untuk meningkatkan stabilitas saat pengereman.
Dari sisi teknis, Ducati mencoba meningkatkan kemampuan motor dalam tikungan cepat melalui revisi aero, sekaligus mengeksplorasi pengaturan engine braking untuk membantu fase deselerasi. Bagnaia mengakui adanya kemajuan pada aspek aerodinamika, namun masih belum menemukan solusi optimal pada sisi elektronik, yang menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan saat masuk tikungan.

"Saya sangat senang dengan pengembangan aerodinamika karena kami membuat langkah dalam kemampuan menikung, sesuatu yang sangat kami butuhkan," ujar Bagnaia.
Ia juga menilai performa Alex Marquez sebagai acuan penting, mengingat pembalap Gresini tersebut mampu memaksimalkan paket GP26 dalam kondisi balapan. Hal ini membuka peluang bagi tim pabrikan untuk meniru pendekatan set-up yang digunakan dalam kemenangan tersebut.
"Hal yang sangat bagus adalah kami memiliki Alex Marquez, jadi kami bisa melihat dengan jelas apa yang dia lakukan akhir pekan ini," tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Alex Marquez menyatakan apresiasinya terhadap komentar Bagnaia, sekaligus menegaskan bahwa hasil di Jerez merupakan hasil dari pendekatan kerja yang konsisten setelah awal musim yang sulit.
"Saya sangat senang dengan kata-kata Pecco. Kami tetap bekerja dengan cara yang sangat baik dan tidak panik setelah beberapa balapan awal," ujar Alex.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan basis set-up GP24 menjadi faktor kunci dalam menemukan kembali performa, sebelum melakukan penyesuaian lebih lanjut pada GP26. Pendekatan ini menunjukkan pentingnya referensi teknis yang stabil dalam proses adaptasi terhadap paket baru.
Selain itu, Alex juga menguji pembaruan aerodinamika terbaru selama sesi tes, meskipun ia mengakui sulit menarik kesimpulan hanya dari satu karakteristik sirkuit seperti Jerez. Evaluasi lebih lanjut diperlukan di lintasan dengan profil tikungan cepat yang berbeda.
Dalam konteks persaingan, performa Ducati masih berada di bawah tekanan Aprilia, yang mendominasi hasil tes dengan menempatkan pembalapnya di tiga posisi teratas. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan Ducati masih perlu ditingkatkan untuk mengejar keunggulan rival dalam hal kecepatan tikungan dan konsistensi.
Dengan Grand Prix Prancis di Le Mans sebagai seri berikutnya, hasil dari pengembangan ini akan menjadi indikator penting apakah Ducati mampu mempertahankan momentum kemenangan sekaligus memperkecil jarak dengan rival utama dalam perebutan gelar MotoGP 2026.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!