SPONSORED

Wolff Bantah Mercedes Dominan di Era Mesin Baru F1 2026

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Wolff Bantah Mercedes Dominan di Era Mesin Baru F1 2026 TO NEWS OVERVIEW
© XPB Images

Toto Wolff menepis anggapan bahwa power unit Mercedes jauh di atas pesaing di awal era regulasi baru Formula 1 2026. Bos tim Mercedes itu menegaskan bahwa keunggulan timnya tidak sebesar yang dibayangkan banyak orang.

Mercedes memang tampil perkasa di paruh pertama musim ini dengan delapan kemenangan dari 11 grand prix. Kimi Antonelli memimpin klasemen pembalap setelah performanya melonjak drastis dibanding musim debutnya yang penuh tantangan pada 2025. Namun, dalam lima balapan terakhir, Ferrari menang dua kali dan McLaren sekali, menandakan jarak mulai memudar.

Wolff mengingatkan bahwa dominasi besar seperti era 2014 tidak akan terulang. "Yang membuat kami sangat dominan di awal era hybrid 2014 adalah power unit kami sangat unggul untuk waktu yang lama. Hari ini Anda bisa melihat Ferrari sangat dekat dengan kami," ujarnya dalam wawancara eksklusif dengan RacingNews365.

Perez Siap Gantikan Sainz di Williams untuk F1 2027
Baca JugaPerez Siap Gantikan Sainz di Williams untuk F1 2027

Ia menambahkan, "Jika kami melakukan kesalahan setup atau upgrade tidak datang sementara mereka upgrade, maka Anda dengan cepat tertinggal. Jadi saya tidak berpikir kita akan melihat era dominasi seperti itu lagi di F1."

ADVERTISEMENT

Regulasi baru 2026 juga memperkenalkan sistem ADUO (Additional Development and Upgrade Opportunities) yang memberi bantuan pengembangan bagi pabrikan yang tertinggal. Menariknya, penilaian pertama ADUO justru menempatkan mesin Red Bull sebagai yang terkuat untuk komponen combustion engine.

Wolff mengakui bahwa secara keseluruhan paket Mercedes mungkin yang terbaik, tetapi keunggulannya tipis. "FIA bilang untuk combustion engine, itu Red Bull. Itu cara mereka mengukur. Mungkin sebagai paket keseluruhan, itu kami," jelasnya.

Ia juga menanggapi keluhan Ferrari yang kerap disebut tidak punya mesin terkuat. "Ferrari terus mengeluh bahwa mereka tidak punya mesin terkuat. Tapi saya pikir mereka punya power unit yang sangat kompetitif di mobil yang didesain dengan downforce tinggi dan winglet yang menutupi setengah knalpot. Jadi saya pikir kami semua hampir setara," pungkas Wolff.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU